Peristiwa
Pembangunan Abaikan Lingkungan, Aceh Darurat Bencana
Jumat, 23 Nov 2018 10:17
WALHI Aceh mencatat, ada 14 kabupaten/kota yang kerap dilanda banjir, di antaranya yaitu Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Selatan, Singkil, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang dan Bener Meriah. Selain itu, ada juga daerah yang menjadi langganan tanah longsor.
"Banjir yang terjadi selama ini diakibatkan dari meluapnya air sungai ketika musim hujan, begitu juga dengan longsor serta banjir bandang. Ini menjadi bukti bahwa provinsi Aceh merupakan daerah rawan bencana alam yang disebabkan oleh dua hal yang berbeda, pertama karena kebijakan pemerintah sendiri dan kedua bencana secara alamiah," kata Direktur Eksekutif WALHI Aceh, Muhammad Nur, dalam jumpa pers di Aceh, kepada wartawan, Jumat (23/11/2018).
Menurutnya, untuk mencegah terjadinya bencana dibutuhkan perhatian serius pemerintah pusat, provinsi Aceh bersama pemerintah kabupaten/kota. Hal ini agar dalam menciptakan berbagai pembangunan tidak mengabaikan fungsi ruang dan daya dukung lingkungan.
"Baik di dalam kawasan hutan maupun di luar kawasan sebagai upaya preventif agar bencana alam tersebut dapat dicegah ditahun berikutnya," jelas Muhammad.
"Ini menjadi pelajaran bersama bagaimana mungkin pemerintah memaksa diri mengizinkan pertambangan di dalam kawasan hutan lindung dan berbagai proyek energi diizinkan merubah fungsi hutan dan lahan diberbagai wilayah Aceh dan membiarkan berbagai praktek perusakan secara illegal yang masih terjadi hingga saat ini," ucapnya.
Menurutnya, berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2013-2033, Aceh dibagi dalam beberapa wilayah bencana yaitu gelombang pasang, rawan banjir, rawan kekeringan dan berpotensi terjadinya badai, serta abrasi. Selain itu, juga ada kawasan rawan gempa bumi yakni daerah yang terletak di zona patahan aktif, meliputi Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Barat, Nagan Raya.
Sementara itu, untuk tahun ini Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) sudah mengeluarkan pemberitahuan agar pihak terkait di enam kabupaten siaga waktu hujan datang. Kabupaten tersebut yaitu Bener Meriah, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe dan Bireuen. Daerah ini termasuk rawan banjir.
Gara-gara Usir Nyamuk, Seorang Pensiunan Bakar Lahan Dan Hanguskan Kebun Sawit di Inhu
INIL-Niat mengusir nyamuk justru berujung pada kerugian besar. Seorang pria berusia 68 tahun yang merupakan seorang pensiunan diamankan Polsek Lirik karena diduga membakar lahan yang akhirnya me
TMMD ke-129 Bukan Sekadar Pembangunan, Semangat Nasionalisme Warga Ikut Dibangun
Halmahera Timur - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 mulai terasa di Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur. Satgas T
Indonesia Berjaya Raih Juara Umum Indonesia Open 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
Jakarta - Resmi Indonesia menutup 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 dengan pencapaian sempurna. Selain sukses menyelenggarakan kejuaraan berstatus World Taekwondo (WT) G2, Merah Pu
Sungai Guntung Membara, Kawasan Padat Terbakar
INDRAGIRI HILIR- Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Sungai Guntung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Sabtu (8/8/2026).Lokasi kejadian dilaporkan berada di sekitar area SMK
75 Ribu Warga Gunungkidul Kesulitan Air, BPBD Salurkan Bantuan Harian
JAKARTA - Bencana kekeringan di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus meluas hingga mengakibatkan 75.486 warga mengalami krisis air bersih. Kondisi ini menuntut penyaluran bant