Senin, 10 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Pembangunan Abaikan Lingkungan, Aceh Darurat Bencana

Peristiwa

Pembangunan Abaikan Lingkungan, Aceh Darurat Bencana

Jumat, 23 Nov 2018 10:17
Detik.com
Gunung Leuser
Aceh - Dalam beberapa tahun terakhir, banjir luapan dan tanah longsor kerap melanda Aceh. LSM Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menilai bencana itu terjadi disebabkan oleh kebijakan pemerintah dan secara alamiah.

WALHI Aceh mencatat, ada 14 kabupaten/kota yang kerap dilanda banjir, di antaranya yaitu Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Selatan, Singkil, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang dan Bener Meriah. Selain itu, ada juga daerah yang menjadi langganan tanah longsor.

"Banjir yang terjadi selama ini diakibatkan dari meluapnya air sungai ketika musim hujan, begitu juga dengan longsor serta banjir bandang. Ini menjadi bukti bahwa provinsi Aceh merupakan daerah rawan bencana alam yang disebabkan oleh dua hal yang berbeda, pertama karena kebijakan pemerintah sendiri dan kedua bencana secara alamiah," kata Direktur Eksekutif WALHI Aceh, Muhammad Nur, dalam jumpa pers di Aceh, kepada wartawan, Jumat (23/11/2018).

Menurutnya, untuk mencegah terjadinya bencana dibutuhkan perhatian serius pemerintah pusat, provinsi Aceh bersama pemerintah kabupaten/kota. Hal ini agar dalam menciptakan berbagai pembangunan tidak mengabaikan fungsi ruang dan daya dukung lingkungan.

"Baik di dalam kawasan hutan maupun di luar kawasan sebagai upaya preventif agar bencana alam tersebut dapat dicegah ditahun berikutnya," jelas Muhammad.

"Ini menjadi pelajaran bersama bagaimana mungkin pemerintah memaksa diri mengizinkan pertambangan di dalam kawasan hutan lindung dan berbagai proyek energi diizinkan merubah fungsi hutan dan lahan diberbagai wilayah Aceh dan membiarkan berbagai praktek perusakan secara illegal yang masih terjadi hingga saat ini," ucapnya.

Menurutnya, berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2013-2033, Aceh dibagi dalam beberapa wilayah bencana yaitu gelombang pasang, rawan banjir, rawan kekeringan dan berpotensi terjadinya badai, serta abrasi. Selain itu, juga ada kawasan rawan gempa bumi yakni daerah yang terletak di zona patahan aktif, meliputi Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Barat, Nagan Raya.

Sementara itu, untuk tahun ini Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) sudah mengeluarkan pemberitahuan agar pihak terkait di enam kabupaten siaga waktu hujan datang. Kabupaten tersebut yaitu Bener Meriah, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe dan Bireuen. Daerah ini termasuk rawan banjir.

"Kita sudah sampaikan ke enam kabupaten itu untuk mengingatkan masyarakat," kata Kepala BPBA Teuku Ahmad Dadek saat dikonfirmasi terpisah.


(detik.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 10 Agu 2026 07:31

    Gara-gara Usir Nyamuk, Seorang Pensiunan Bakar Lahan Dan Hanguskan Kebun Sawit di Inhu

    INIL-Niat mengusir nyamuk justru berujung pada kerugian besar. Seorang pria berusia 68 tahun yang merupakan seorang pensiunan  diamankan Polsek Lirik karena diduga membakar lahan yang akhirnya me

  • Minggu, 09 Agu 2026 09:19

    TMMD ke-129 Bukan Sekadar Pembangunan, Semangat Nasionalisme Warga Ikut Dibangun

    Halmahera Timur - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 mulai terasa di Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur. Satgas T

  • Minggu, 09 Agu 2026 09:17

    Indonesia Berjaya Raih Juara Umum Indonesia Open 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026

    Jakarta - Resmi Indonesia menutup 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 dengan pencapaian sempurna. Selain sukses menyelenggarakan kejuaraan berstatus World Taekwondo (WT) G2, Merah Pu

  • Sabtu, 08 Agu 2026 16:51

    Sungai Guntung Membara, Kawasan Padat Terbakar

    INDRAGIRI HILIR- Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Sungai Guntung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Sabtu (8/8/2026).Lokasi kejadian dilaporkan berada di sekitar area SMK

  • Sabtu, 08 Agu 2026 16:30

    75 Ribu Warga Gunungkidul Kesulitan Air, BPBD Salurkan Bantuan Harian

    JAKARTA - Bencana kekeringan di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus meluas hingga mengakibatkan 75.486 warga mengalami krisis air bersih. Kondisi ini menuntut penyaluran bant

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki