Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Penggorok leher pria di kamar kos Pekanbaru ditangkap polisi

Peristiwa

Penggorok leher pria di kamar kos Pekanbaru ditangkap polisi

Senin, 09 Apr 2018 15:19
merdeka.com
Merdeka.com - Unit Reskrim Polsek Sukajadi berhasil meringkus Hardi (26), pria yang diduga melakukan percobaan pembunuhan terhadap korban berinisial RF. Korban nyaris tewas setelah lehernya digorok saat menginap di kamar rumah kos temannya, daerah Kampung Tengah Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru, Riau 21 Maret 2018 lalu.

Nyawa korban akhirnya tertolong setelah cepat dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh pemilik kos yang mendengar suarab gaduh dari dalam kamar tersebut. Saat itu, pelaku lanmgsung kabur usai menggorok leher korban, dan membawa harta bendanya berupa uang dan handphone.

"Iya benar. Pelakunya inisial Hd, dia ditangkap di daerah Painan Kabupaten Pesisir Provinsi Sumatera Barat," ujar Wakil Kepala Polresta pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata kepada merdeka.com, Minggu (8/4).

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tas, handphone dan pisau yang diduga digunakan Hardi untuk menggorok leher korban. Saat ini polisi masih memeriksa tersangka untuk mendalami motif perbuatan itu.

"Tersangka masih diperiksa intensif untuk mengetahui motif percobaan pembunuhan ini. Namun yang jelas, setelah menyayat leher korban dengan senjata tajam, pelaku membawa sejumlah barang milik korban, ada unsur pencurian dengan kekerasan," terang Edy.

Sebelumnya diberitakan, warga digegerkan penemuan pria sekarat tanpa busana dan bersimbah darah di Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (21/3). Pria berinisial RF itu tak sadarkan diri akibat luka di leher bekas digorok senjata tajam.

"Diduga korban memesan tukang pijat sebelum digorok. Sebelum ditemukan berlumuran darah, korban sempat memesan tukang pijat," ujar Edy.

Edy mengatakan, korban pertama kali ditemukan pemilik rumah kos tersebut. Dia menjelaskan, awalnya pemilik kos curiga ada suara gaduh dari dalam kamar korban yang letaknya agak jauh dari rumahnya.

"Kemudian saksi mengintip dari jendela dan melihat ada darah di lantai berceceran. Kemudian saksi memberi tahu ke warga sekitar untuk menghubungi kepolisian," ujar Edy.

Atas laporan itu, personel Polsek Sukajadi datang lalu membuka pintu rumah kos tersebut. Begitu masuk ke dalam, polisi menemukan FR dalam kondisi bersimbah darah dan tanpa busana.

"Petugas langsung melarikan korban rumah sakit setempat untuk dilakukan penanganan medis. Korban tak sadarkan diri saat itu," ujar Edy.

Selain terluka di leher, FR juga mengalami luka di kepala bagian belakang serta tangan kiri. Dari lokasi kejadian, polisi menemukan barang bukti berupa minyak untuk pijat atau urut.

Polisi juga menyita kasur, guling, bantal, helm, rokok Dunhill, satu jam tangan, satu unit handphone Blackberry Gemini dan buku tulis warna orange untuk kepentingan proses penyelidikan.

"Tas dan dompet korban tak ditemukan di lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan saksi, korban membawa tukang urut laki-laki ke kosannya," pungkas Edy
.
Peristiwa
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.