Peristiwa
Polisi Gagalkan Penyelundupan 1.000 Burung Langka di Merak
Kamis, 11 Apr 2019 15:34
Penggagalan penyelundupan burung itu dilakukan di jembatan layang dekat Pelabuhan Merak sekitar pukul 01.30 WIB. Selain burung, polisi mengamankan 2 terduga pelaku penyelundupan yakni Usman Effendi dan Muhammad Ibrahim.
"Menggunakan 1 unit mobil warna Hitam BG 1386 HE rencananya burung tersebut akan dijual ke Pasar Pramuka," kata Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Dadi Perdana Putra dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/4/2019).
Selain BKSDA, bukti perizinan dari balai karantina juga tak ditemukan polisi saat dilakukan penangkapan. Burung beserta pelaku dan mobilnya diamankan di Mapolres Cilegon.
H-17 Sebanyak 51 Peserta Sudah Mendaftar ke Panitia Pacu Jalur Tepian Narosa
TELUKKUANTAN - H -17 jelang pelaksanaan Pacu Jalur Nasional Tepian Narosa Telukkuantan, 19-23 Agustus 2026 sebanyak 51 buah Jalur sudah mendaftar ke panitia pelaksana.Hal ini dibenarkan Ketua umum And
BPDP dan LPP Agro Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Swadaya Lewat Pelatihan Pemetaan di Riau
PEKANBARU â€" Upaya meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat terus diperkuat. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Per
BYD Klaim M6 DM Tembus 4.000 Penjualan, Minat Mobil Hybrid di Indonesia Terus Meningkat
PEKANBARU-PT BYD Motor Indonesia mengklaim penjualan BYD M6 DM telah menembus lebih dari 4.000 unit sejak resmi dipasarkan di Indonesia. Capaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhad
Bus ALS Berisi 34 Penumpang Terbalik di Pelalawan, Polisi Ungkap Penyebabnya
PELALAWAN â€" Kecelakaan tunggal melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) terjadi di Jalan Lingkar, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, Minggu
Rohul Peringkat 9 Nasional Pelayanan Investasi, Bukti Iklim Usaha Makin Ramah Investor
PASIR PENGARAIAN â€" Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) berhasil mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan menempati peringkat ke-9 dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu P