Sabtu, 02 Mei 2026

Peristiwa

Polres Kampar tangkap pengoplos beras dari Sumbar

Senin, 21 Nov 2016 08:41
Istimewa
Ilustrasi penangkapan.

Satuan Reserse Kriminal Polres Kampar, Provinsi Riau berhasil menangkap seorang pemuda berinisial DR (21) warga Kecamatan Pangkalan, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat, yang merupakan pelaku pengoplos beras merk Anak Daro dengan beras Bulog.

Bersama tersangka turut diamankan barang bukti berupa 52 karung beras merk Anak Daro yang telah dioplos, 18 karung beras Anak Daro asli, 190 lembar karung bekas beras Bulog, 133 lembar karung beras merk mawar, 70 lembar karung beras merk Anak Daro, 1 buah alat pembersih dan pencampur beras, 1 buah kipas angin dan 1 karung beras merk mawar.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat tentang kegiatan tersangka yang melakukan pengoplosan beras merk Anak Daro dengan beras Bulog yang kualitasnya lebih rendah sehingga merugikan konsumen.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan tersangka di lokasi pengoplosan beras yang berada di Perumahan Mahkota Riau Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kampar," ujar AKBP Edy, kepada merdeka.com Minggu (20/11).

Dari pengakuan tersangka didapat keterangan, dirinya bersama saudaranya membeli beras Bulog sebanyak 1 ton dan beras Anak Daro kemasan 10 kg sebanyak 1/2 ton, lalu mencampurnya dengan perbandingan sama.

"Setelah mencampur kedua beras beda kualitas itu, lalu dibersihkan dengan cara dikipas saat pencampuran menggunakan alat yang dibuat dan dirancang sendiri oleh pelaku," jelasnya.

Beras yang telah dioplos ini kemudian dikemas kembali ke dalam karung dengan merk Anak Daro yang dicetak sendiri oleh pelaku dan menjualnya ke berbagai tempat.

Beras Bulog dibeli oleh pelaku dengan harga Rp 98 ribu perkarung ukuran 50 kg, setelah dioplos kemudian dijual lagi seharga Rp 110 ribu per karung ukuran 10 kg dengan merk Anak Daro dan Rp 95 ribu per karung 10 kg dengan merk Mawar.

"Tersangka beserta sejumlah barang bukti yang ditemukan petugas terkait kasus ini telah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Petugas masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lain dalam kasus ini," pungkas Edy. (merdeka.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 01 Mei 2026 16:21

    Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia

  • Jumat, 01 Mei 2026 16:18

    Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR

    JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de

  • Jumat, 01 Mei 2026 16:17

    May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital

    INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba

  • Jumat, 01 Mei 2026 15:26

    Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin

    Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt

  • Jumat, 01 Mei 2026 10:39

    Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya

    JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5  dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.