Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Remaja di Berau Tewas Atraksi Dilindas Mobil, Ini Kata Kemendikbud

Peristiwa

Remaja di Berau Tewas Atraksi Dilindas Mobil, Ini Kata Kemendikbud

Sabtu, 05 Mei 2018 16:39
Istimewa
Foto: Video atraksi dilindas mobil yang viral di medsos
Jakarta - Atraksi bela diri Perguruan Pagar Nusa di MTs Al-Kholil NU di Berau, Kalimantan Timur, menewaskan seorang remaja dan melukai 5 orang santri. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyesalkan kasus ini terjadi.

Dirjen Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud Haris Iskandar mengatakan dirinya belum mendapat informasi langsung soal kejadian ini. Meski demikian, dia ikut berdukacita.

"Seharusnya pihak sekolah perlu menyaring kegiatan-kegiatan ekskul yang akan diselenggarakan oleh sekolah, dari safety-nya, keamanan dan keselamatan," kata Haris kepada wartawan di Kompleks Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/5/2018).

"Sebetulnya ekskul itu digunakan untuk menumbuhkembangkan karakter bukan untuk 'gojekan-lah'. Ini saya sangat sayangkan kejadian tersebut. Pemerintah daerah lakukan (penanganan) pasti karena mereka yang mempunyai kewenangan. Saya ikut berduka," sambungnya.

Peristiwa nahas ini terjadi di acara wisuda siswa MTs Al-Kholil NU di Pondok Pesantren Al-Kholil, Jalan Sei Limunjan, Kelurahan Sambaliung, Berau, Kamis (3/5) pagi. Video kejadiannya viral di media sosial.

Dalam video pendek viral, ada enam orang yang melakukan atraksi. Mereka berbaring telungkup di tanah, kemudian tubuhnya dilindas mobil pikap.

Setelah mobil melintas, para tamu undangan yang hadir terdengar bertepuk tangan. Namun kemudian terjadi kepanikan karena salah satu peserta yang dilindas pikap tersebut tidak bergerak sama sekali.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono mengatakan bela diri Pagar Nusa adalah salah satu ekstrakurikuler di Ponpes Al-Kholil. Kelima siswa yang terluka adalah santri di ponpes tersebut, sedangkan korban tewas berinisial RA (16) membantu melatih di ponpes tersebut tapi usianya masih remaja. Nyawanya tak tertolong saat dilarikan ke rumah sakit.

AKBP Sigit mengatakan ada 2 orang yang dijadikan tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah MSA dan AMS yang merupakan panitia penyelenggara dan sopir kendaraan yang melindas para remaja yang melakukan atraksi.

"Polres Berau telah melaksanakan giat penyelidikan dan penyidikan dan telah menetapkan 2 orang sebagai tersangka penanggung jawab atau penggagas ide acara tersebut dan pengemudi kendaraan yang melindas," kata AKBP Sigit saat dihubungi detikcom lewat telepon, Jumat (4/5).

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Perlindungan Anak dan Pasal 359 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

(detik.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.