Sehari 6 Titik Karhutla di Kampar Riau, Salo Mencapai 30 Ha
Admin
Rabu, 30 Mar 2022 17:20
KAMPAR - Cuaca panas diikuti Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kampar.
Dalam sehari saja Senin (28/3/2022), enam kasus karhutla terjadi.
Kebakaran sudah dimulai sejak pagi. Titik lokasi kebakaran terus bertambah hingga sore.
Kebakaran paling dahsyat di Kecamatan Salo. Dua titik dalam kecamatan desa ini melalap lebih dari 30 hektare.
"Penyebab kebakaran sedang dalam penyelidikan. Kita menyerahkan kepada pihak berwenang," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kampar, Yuricho Efril melalui Kepala Pusdalops-PB, Adi Candra Lukita, Selasa (29/3/2022).
Berikut daftarnya berurutan dari kasus pertama :
1. Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu
Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar merilis kasus pertama di Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu sekitar pukul 07.30 WIB.
Api melalap lahan lebih kurang dua hektare. Kebakaran bersifat ground fire atau api menjalar di bawah permukaan tanah. Ini menyulitkan upaya pemadaman.
"Tanahnya gambut, milik masyarakat. Terdiri dari semak belukar dan perkebunan Sawit," ungkap Candra.
Api berhasil dipadamkan oleh gabungan Tim Reaksi Cepat (TRC), Babinsa, Manggala Agni dan warga setempat. Pemadaman menggunakan mesin pompa apung.
2. Desa Salo Kecamatan Salo
Sekitar tiga jam kemudian, Pusdalops-PB menerima informasi kebakaran lahan di Desa Salo Kecamatan Salo. Di desa ini lebih muas lagi. "Luasnya lebih kurang 10 hektare. Masih dalam pendataan untuk dapat luas pastinya," kata Candra.
Lokasi yang berada di RT 001 RW 002 itu milik masyarakat dengan jenis tanah mineral. Meski tipe surface fire (api di permukaan), namun upaya pemadaman terkendala jauhnya sumber air.
TRC Pusdalops-PB mendapat bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (DPKP) Kampar. Tim pemadam juga datang dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Tim pemadam berjibaku hingga langit gelap. Personil meninggalkan lokasi setelah api padam dan melakukan pendinginan. "Tadi malam tinggal asap tebal. Tapi bara api sudah padam," katanya.
3. Desa Alam Panjang Kecamatan Rumbio Jaya
Lewat tengah hari, Karhutla kembali dilaporkan terjadi di Desa Alam Panjang Kecamatan Rumbio Jaya sekitar pukul 14.30 WIB. Luas lahan yang terbakar sekitar dua hektare.
Tanah jenis mineral yang ditumbuhi semak belukar. Api berhasil dipadamkan dengan alat seadanya. TRC Pusdalops-PB dibantu aparatur dan masyarakat setempat.
4. Desa Karya Indah Kecamatan Tapung
Dalam waktu yang hampir bersamaan, kebakaran terjadi di Jalan Babussalam Desa Karya Indah Kecamatan Tapung sekitar pukul 14.30 WIB. Api melalap lebih kurang dua hektare.
Ia mengatakan, api berhasil dipadamkan di lahan dengan jenis tanah mineral. Lahan ditanami Kelapa Sawit dan ditumbuhi semak belukar.
Upaya pemadaman gabungan dari Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) setempat dan Babinsa.
5. Desa Ganting Damai Kecamatan Salo
Karhutla Desa Salo belum padam, muncul titik api baru di kecamatan yang sama. Kebakaran lebih dahsyat terjadi di RT 002 RW 002 Dusun Suka Maju Desa Ganting Damai Kecamatan Salo. Dimulai sekitar pukul 15.30 WIB.
"Luasnya lebih dari 20 hektare. Masih dalam pendataan. Terdiri dari perkebunan Karet dan Sawit dengan jenis tanah mineral," kata Candra.
Menurut dia, upaya pemadaman terkendala angin kencang dan lokasi berbukit. Pemadaman dibantu DPKP Kampar, Bhabinkamtibmas dan masyarakat. Api baru berhasil dipadamkan pada Senin malam.
"Kita terus melakukan pemantauan oleh masyarakat setempat. Sepanjang malam ini api tidak muncul lagi," ujarnya.
6. Jalan Lingkar Bangkinang Kota
Jelang langit gelap, karhutla baru terjadi Jalan Lingkar Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota sekitar pukul 17.50 WIB. Tak begitu luas. Hanya sekitar seperempat hektare.
Lahan terbakar ditanami Karet. Api segera berhasil dipadamkan Tim TRC Pusdalops-PB dengan dibantu mobil pemadam dari DPKP Kampar.
Candra mengimbau masyarakat tetap waspada dan mencegah indikasi aktivitas pembakaran lahan di wilayahnya masing-masing. Karhutla dapat segera dilaporkan melalui pusat panggilan Pusdalops-PB di nomor seluler 0812-6644-1109.