Kamis, 30 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Soal mangkraknya 34 proyek listrik, KPK tunggu hasil laporan BPKP

Peristiwa

Soal mangkraknya 34 proyek listrik, KPK tunggu hasil laporan BPKP

Kamis, 10 Nov 2016 08:37
merdeka.com
pengujian tower transmisi listrik di bojonegara.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu laporan perihal adanya 34 proyek listrik yang terabaikan. Sikap KPK kali ini menyusul permintaan Presiden Joko Widodo terhadap Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perihal proyek listrik tersebut.

Presiden Joko Widodo sempat mengatakan jika audit atau laporan proyek listrik itu tidak segera ditindaklanjuti, dirinya akan meminta KPK untuk menanganinya.

"Mengenai 34 proyek yang dinilai mangkrak itu kan perlu dilakukan audit penyebab mangkraknya. Tidak serta merta itu bisa disimpulkan bahwa itu telah terjadi dugaan perbuatan tipikor," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Rabu (9/11) malam.

Sejauh ini, lanjut Priharsa, KPK belum menerima laporan perihal 34 proyek listrik tersebut, khususnya yang terindikasi korupsi. Kendati belum menerima laporan, Priharsa mengatakan KPK selalu terbuka untuk menerima segala audit dan laporan dari lembaga terkait.

"Tentunya semakin banyak informasi yang dihimpun maupun dilaporkan oleh masyarakat, oleh pihak-pihak terkait, itu tentu akan semakin memudahkan KPK dalam menindaklanjuti jika memang ada dugaan tipikor di dalamnya," tukasnya.

"Sampai dengan saat ini belum ada laporan secara resmi berkaitan dengan ke-34 proyek yang mangkrak itu. Tapi kan kami mendapatkan juga informasi dari pemberitaan bahwa ada warning dari Pak Jokowi, agar proyek itu kan semangatnya supaya jangan sampai mangkrak," tambahnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo menginstruksikan BPKP segeera mengaudit 34 proyek listrik yang mangkrak, sebelum ditindaklanjuti oleh KPK.

Jokowi menilai, banyak proyek listrik tersebut yang sudah tidak layak untuk diteruskan karena berkarat dan lainnya. Sehingga, menurut Jokowi proyek tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara.(merdeka.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.