Jumat, 01 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Sudah 3 Bulan, Laporan Kejanggalan Dana Swakelola BMP Siak Masih Puldata

PERISTIWA

Sudah 3 Bulan, Laporan Kejanggalan Dana Swakelola BMP Siak Masih Puldata

Laporan : Sahril Ramadhana
Kamis, 03 Nov 2016 14:19
Sahril Ramadhana
Salah satu pengerjaan proyek mengunakan sumber dana Swakelola Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Siak.
SIAK -  Anggaran biaya untuk program swakelola Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Siak tahun 2015 senilai Rp 27 miliar lebih. Besarnya anggaran tersebut hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak Kejari Siak, berdasarkan laporan masuk. 

Kajari Siak Zondri melalui Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak Beny Siswanto mengatakan, pihaknya tidak menghentikan laporan itu. Hingga saat ini, ia menyebut penyelidikan masih terus berjalan. Meskipun sudah mencapai 3 bulan lamanya, namun masih Puldata Pulbaket. 

"Kita (Kejari Siak) akan terus menindak lanjuti laporan itu. Hingga hari ini masih Puldata. Intinya, akan terus dilanjutkan kasus itu sesuai dengan fokus kami," katanya,  Rabu (2/11/2016) sore. 

Menyinggung terkait adanya dugaan laporan itu dihentikan pihak Kejari Siak, Beny membantahnya. Justru pihaknya tidak pernah menghentikan penyelidikan laporan itu.

"Kalau Puldata ini tidak ada limit waktunya. Terkait adanya isu kasus itu dihentikan, jangan salah isu, kalau salah, kami bisa laporkan ke polisi," sebutnya.

Senada dengan Beny, Kepala Inspektorat kabupaten Siak Fally Wurendarasto  juga mengatakan, dana swakelola Dinas tersebut hingga hari ini masih diaudit BPK. Sedangkan pihaknya sendiri belum melaksanaka audit internal, namun dipastikannya akan dilaksanakan.

"Barang itu sudah diaudit BPK, kalau kami audit juga, nanti tabrakan kami sama BPK. Sedangkan hasil audit kami nanti, saya tidak bisa ungkapkan, karena harus ada surat dari Pak Bupati  (Syamsuar)," kata dia, minggu lalu. 

Terkait mekanisme audit ini, Fally juga tidak menampik bahwa keterbatasan anggota dan anggaran menjadi permasalahan yang serius. Sebab, tenaga atau auditornya tidak ada orang teknik. 

"Kami setiap tahunya sebenarnya melakukan audit. Tetapi, tahun 2015 lalu memang tidak kami lakukan. Karena, keterbatasan anggota dan anggaran," katanya.

Terkait laporan ini, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Siak Ardi‎ Irfandi juga membenarkan, saat ini pengerjaan sejumlah proyek dari sumber dana swakelola itu sudah diaudit pihak BPK. 

"Sudah diaudit BPK. Bahkan, di Kejari juga sudah diaudit kok," ucapnya.

Untuk diketahui, dana swakelola BMP  Kabupaten Siak tahun 2015 lalu menelan anggaran APBD Siak lebih Rp 27 miliar. Dana ini digunakan untuk belanja pemeliharaan sejumlah jalan di wilayah kabupaten Siak. Pemeliharaan ini sudah ditentukan oleh dinas tersebut. Contoh biaya pemeliharaan dari Kecamatan Dayun, Kecamatan Koto Gasib, Kecamatan Lubuk Dalam, dan Kecamatan Kerinci Kanan. 

Di empat kecamatan itu, disebut sebagai "Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Kabupaten Siak Wilayah II" yang menelan anggaran Rp 5,5 miliar lebih. 

Namun, pekerjaannya di lapangan tidak dapat dirasakan oleh masyarakat. Sebab, jalan lintas dari KM 11 ke Lubuk Dalam dan Kerinci Kanan merupakan jalan provinsi. (ril)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.