Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Terkait OTT, Sat Reskrim Polres Rohul Periksa Plt Kabapenda

Peristiwa

Terkait OTT, Sat Reskrim Polres Rohul Periksa Plt Kabapenda

Laporan : Fahrin Waruwu
Rabu, 19 Des 2018 16:51
ROKANHULU - Pasca Dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di  Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Rokan Hulu, Riau terkait dugaan insentif upah pungut pajak daerah pada, Kamis (6/12/18) lalu. Polres Rokan Hulu memanggil Plt. Kepala Bapenda Rohul Bisman, B.SS., MM sebagai saksi.

Bisman sudah datang di Satreskrim Polres Rohul Rabu, (19/12) sejak jam  pagi sampai jam 13.30 belum juga keluar dari ruangan pemeriksaannya. Sejumlah awak media di luar juga sedang menunggu untuk mempertanyakan terkait  pemeriksaannya sebagai saksi pada kasus dugaan OTT Kantornya itu.

Plt. Kepala Bapenda Rohul Bisman, B.SS., MM, datang memenuhi panggilan  Polres Rohul sekitar jam 09.15 Wib menggunakan baju putih celana hitam dengan membawa sejumlah  berkas diantar oleh kerabatnya dengan mobil Toyota Hilux warna hitam nomor polisi BM 8450 MI dan langsung masuk ke ruangan penyidik Reskrim Polres Rohul.

Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto, SH., S.IK saat dihubungi via WhatsApp pribadinya  membenarkan pemanggilan Plt. kepala Bapenda Rohul.

" Benar mas, agenda pemanggilan hari ini untuk dimintai keterangan dan yang bersangkutan berstatus sebagai saksi," jelas Kasat Reskrim Polres Rohul.

Sebelumnya, dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Badan Pendapatan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, (Bapenda-Pemkab-Rohul), Riau, Kamis, (6/12/2018) sekira jam 13.00 Wib,  pelaku ada satu orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dari yang diamankan empat orang.

Kasus OTT ini, masih terus dilakukan penyelidikan oleh penyidik Reserse Kriminal Polres Rokan Hulu, dan sampai dengan Selasa, (11/12) saksi sudah diperiksa 5 orang, masing-masing berniaial Az, RD, Yy dan dua lagi lainnya.

"Satu orang sudah ditetapkan sebagai tersangka bernisial Dp oknum PNS  sebuah jabatan di Kantor Bapenda Rohul dan sudah dititip di Lapas Kelas II B Pasirpangaraian. Sedsngkan saksi ada sudah diperiksa 5 orang diantaranya, yang sama-sama diduga OTT awal bernisial Az," jelas Waka Polres Rohul Kompol Willy Kartamanah AKS, S,IP M.Si didampingi, Kasat Reskrim AKP Harry Avianto SH SIK, Kanit I Satreskrim (Kanit Pidum) Ipda Jon  Heri SH, Paur Humas Ipda Nanag Pujiono SH di kantornya.

Lanjut Kompol Willy, dugaan OTT ini dilaksanakan oleh Tim Saber Pungli Polres Rohul sesuai program pemerintah Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, dan Tim Saberpungli adalah salah satu bagian bersih berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 87 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar.

Ditanya awak media apa yang diduga di OTT berapa barang bukti dan apa ada tersangka lain dan apa penyelidikan dilakukan dari awal tahun 2018 ini ?, jawab wakapolres Rohul, pada saat dilakukan OTT, Tim Saber Pungli Polres Rohul amankan barang bukti Rp 12.100.000 (Dua belas juta seratus ribu rupiah).

"Dana yang jadi BB (Barang bukti) itu, diduga pemotongan hasil upah pungut pajak. Dan dugaan OTT ini masih terus dikembangkan. Perkembangan akan kita informasikan kepada kawan-kawan wartawan," tegas Kompol Willy.

"Tentang perkembangan yang ada sebelumnya. Kita tidak tertutup kepada kawan media, namun ini daru di ekspose setelah ada hasil penyelidikan dan ada sudah ditetapjan sebagai tersangka," jelas Wakapolres Rohul.

"Diduga tersangaka dikenakan undang tindak pidana korupsi pasal 12 huruf E dan F tentang Pegawai Negeri Sipil (PNS) ancaman 20 Tahun Penjara," pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya khabar adanya dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh pihak terkait di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu,  Riau dinilai masih bungkam dan ditutupi. Karena semua yang dikonfirmasi data akurat mereka tak mau ekspose secara resmi. (fah).
Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.