Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Terkait Pemberian Uang Kepada Anggota Lantas, Ini Penjelasan Kasatlantas Rohil

Terkait Pemberian Uang Kepada Anggota Lantas, Ini Penjelasan Kasatlantas Rohil

Laporan : Jonathan Surbakti/Anggi Sinaga
Kamis, 10 Nov 2016 19:25
Anggi Sinaga
Kasat Lantas Polres Rohil, AKP Galih Apria
UJUNGTANJUNG - Terkait adanya kabar pemberian sejumlah uang dari orang tua pelaku Balap Liar kepada petugas Satlantas Polres Rohil pada Pos Lantas Simpang Poros, Kasat Lantas Polres Rohil mengklasifikasikan nya, ia mengatakan bahwa uang tersebut diberikan kembali kepada orang tua dari pengguna kenderaan itu agar digunakan untuk pengurusan SIM dan pembelian helm.

Pemberian uang yang dilakukan orang tua balap liar ke Poslantas Simpang Poros itu bermula usai petugas mengamankan sembilan unit sepeda motor milik penonton balapan liar, pada Sabtu (5/11) pukul 23.00 Wib kemarin. 

Ternyata saat itu terjadi salah komunikasi, ketika itu para orang tua pemilik motor yang dipakai anak mereka dikenakan biaya Rp.150.000  oleh Satlantas Simpang Poros, ternyata uang tersebut dimaksudkan bukan untuk diserahkan kepada polisi, namun digunakan untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) dan pembelian helm olah orang tua dari anak itu sendiri.

Demikian dikatakan Kapolres Rohil AKBP Hendry Posma Lubis melalui Kasat Lantas AKP Galih Apria saat jumpa pers di ruangan kerjanya Kamis (10/10) Ujung Tanjung.

"Ya benar ada balapan liar di simpang poros, yang dikuti sekitar 50 motor pada sabtu ( 5/10) malam lalu, saat itu, ada masyarakat yang melaporkan ke Pos Lantas Simpang Poros, lalu Kapos bersama anggota melakukan patroli dilokasi dan benar ada aksi balap liar tanpa mengunakan helm, malam itu juga ditangkap 9 kendaraan motor lalu digiring ke Pos Lantas lalu para balap liar ini yang diikuti rata-rata anak usia remaja dikenakan hukuman berupa push up dan sit up,lalu mereka diminta langsung menghubungi orang tua mereka dengan harapan para anak yang melakukan balap liar ini jera dan tidak mengulanginya lagi," urai Kasat Lantas.

Kasat juga membenarka ada salah satu orang tua yang memberikan uang saat itu, namun saat itu juga Kapos mengembalikan uang orang tua tersebut dan mengatakan kepada orang tua tersebut agar uang itu digunakan untuk membuat SIM dan membeli helm serta mereka membuat perjanjian kepada orang tua untuk anak mereka yang ikut dalam balap liar dan mereka berjanji untuk tidak melakukan balap liar lagi di kemudian hari.

Kasat juga menyatakan sudah memberikan atensi kepada seluruh anggotanya di setiap kesempatan jangan sampai melakukan pungli atau hal-hal yang melanggar kode etik sebagai petugas lantas.

 Jika tidak mengindahkan, tegasnya, ia akan memberikan sanksi sesuai kesalahan yang dilakukan, apalagi, lanjutnya,  masalah pungli ini menjadi atensi presiden kepada Kapolri yang harus di laksanakan.

"Sudah kita berikan pengarahan kepada seluruh anggota kita disetiap kesempatan agar melaksanakan tugas sesuai prosedur dan jangan melakukan ppungl,"pungkasnya. (jon/asg)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.