Rabu, 05 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Tiga Pekerja PT Telkom Tewas Tersetrum saat Dirikan Tiang Besi di Kalteng

Peristiwa

Tiga Pekerja PT Telkom Tewas Tersetrum saat Dirikan Tiang Besi di Kalteng

Kamis, 07 Feb 2019 10:55
Merdeka.com

KOTAWARINGIN - Kepolisian Sektor Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, menyelidiki tiga dari enam pekerja harian lepas PT Telkom Akses yang tewas tersetrum saat akan mendirikan tiang besi di depan Puskemas Pandu Sanjaya, Rabu (6/2) petang.

"Kami masih menyelidiki kronologi kejadian," kata Kapolsek Pangkalan Lada Iptu Waris Waluyo saat dihubungi dari Pangkalan Bun seperti dikutip Antara, Kamis (7/2).

Menurut Waris, awalnya enam orang pekerja akan mendirikan tiang besi milik PT Telkom Akses di bawah kabel listrik tegangan tinggi PT PLN. Namun di luar dugaan terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Sementara, tiga orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dibawa ke RSUD Sultan Imannudin Pangkalan Bun untuk menjalani perawatan.

"Kalau penyebab kecelakaan kerja, perkiraan kami karena mereka kurang memperhatikan batas aman antara kabel tegangan tinggi milik PT PLN dan tiang besi yang akan didirikan," ucapnya.

Adapun identitas pekerja PT Telkom Akses yang meninggal tersebut adalah Mathesim (37), Mohammad Saputra (25) dan Moh Halil (35), ketiganya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan tiga orangnya lainnya, yakni Asmuni (33), Syahyedi (35) dan Umam (34) mengalami luka luka dan mendapat perawatan intensif di RSUD Sultan Imannudin.

Sementara itu, Kepala Kantor Daerah Telekomunikasi Pangkalan Bun Bono menyampaikan saat ini Telkom memang sedang membangun jaringan, namun yang memasang tersebut adalah PT Tripola yang merupakan mitra PT Telkom Akses.

Untuk saat ini, pihak PT Telkom Akses sedang berkoodinasi dengan PT Tripola terkait kejadian tersebut. "Hari ini rencananya manajemen PT Tripola dari Semarang, Jawa Tengah dan Telkom Akses dari Palangka Raya akan datang ke sini. Informasinya, Tripola akan membantu dan bertanggung jawab atas insiden ini," kata Bono melalui pesan singkat.


Sumber: merdeka.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 05 Agu 2026 19:38

    Panglima TNI dan Menhan RI Yakinkan Kesiapan Interoperabilitas TNI

    Kepri-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., serta para Kepala

  • Rabu, 05 Agu 2026 19:35

    Wakil Panglima TNI dan Sejumlah Pejabat Negara Terima Warga Kehormatan dan Brevet Korps Marinir

    Kepri-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kep

  • Rabu, 05 Agu 2026 19:28

    KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Siap Sukseskan Perayaan HUT ke-81

    Tapung Hulu-Semangat kebersamaan dan gotong royong mulai terasa di Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab dan Karang Taruna

  • Rabu, 05 Agu 2026 16:50

    Termasuk Bapenda Riau, 8 OPD Raih Penghargaan Kearsipan Pemprov

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau memberikan penghargaan kearsipan internal kepada delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan predikat Sangat Memuaskan. Penghargaan tersebut diserahkan di Pek

  • Rabu, 05 Agu 2026 16:28

    Plt Gubri Usulkan Jembatan Siak V dan Flyover Garuda Sakti ke Menteri PU

    PEKANBARU â€" Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur strategis kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, saat melakukan pert

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki