Peristiwa
Tragedi Pesta Miras Trenggalek, 3 Nyawa Melayang Sia-sia
Selasa, 12 Feb 2019 09:56
Minggu (10/2), RSUD dr Soedomo Trenggalek dikejutkan dengan dua pasien yang diduga mengalami overdosis miras. Dua pasien tersebut yakni HR (45), warga Kecamatan Watulimo dan ES (35), warga Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Trenggalek.
"Untuk ES datang ke rumah sakit langsung, saat datang kondisinya masih sadar, namun berselang beberapa jam kondisinya terus menurun dan saat ini kritis dirawat di ruang ICU (Intensive Care Unit)," kata Sujiono, Minggu (10/2).
Sedangkan HR menjalani perawatan di yellow zone IGD. Kondisinya sadar, namun mengalami gangguan penglihatan dengan jarak pandang hanya dua meter.
Sehari berselang, Kasatnarkoba Polres Trenggalek, AKP Hariyanto mengungkapkan dugaan sementara bahwa, HR dan ES merupakan dua korban overdosis minuman keras. Pesta miras tersebut berlangsung di sebuah rumah warga di warga di Kecamatan Watulimo.
"Dugaannya sementara akibat miras, namun kami masih belum bisa memastikan apa yang diminum dan campurannya apa saja, ini masih dalam penyelidikan. Korban kedua itu alamatnya Gembleb, tapi aslinya juga dari Watulimo," kata Hariyanto, Senin (11/2).
Pesta miras tersebut berlangsung Jumat (8/2) malam. Malam menjelang Pilkades serentak di 132 desa di Trenggalek keesokan harinya. "Alasan mereka untuk jaga malam jelang pilkades," ujarnya.
Tidak hanya HR dan ES, ada nama-nama lain yang juga ikut menenggak miras tersebut dan mengalami over dosis. Salah satunya NM (30). Bahkan, NM menjadi korban pertama yang menghembuskan napas terakhir pada Minggu (10/2). Di hari yang sama ES juga menutup mata untuk selama-lamanya, seperti yang disampaikan pihak rumah sakit.
"Yang bersangkutan meninggal dunia sekitar jam 11 tadi malam, dia sebelumnya datang ke rumah sakit kondisinya masih sadar, namun beberapa jam kemudian langsung drop dan kami rawat di ICU," kata Sujiono.
Tidak sampai di situ, HR yang dirawat bareng ES juga pada akhirnya tidak kuasa melawan maut. Sujiono mengumumkan jika HR telah menghembuskan napas terakhir pada Senin (11/2) sekitar Pukul 12.00 WIB setelah menjalani perawatan di IGD.
"Sehingga untuk yang neninggal dunia di RSUD Trenggalek ada dua yakni ES (30) warga Gembleb Kecamatan Pogalan tadi malam dan HR ini tadi. Sedangkan satunya lagi tidak meninggal di RSUD tapi di Puskesmas Watulimo," kata Sujiono, Senin (11/2).
Peristiwa
Gerak Cepat, PPN Sumbagut Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir di Sumbar
PEKANBARU - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak banjir di Kota Padang dan sekitarnya. Aksi tanggap d
Pemprov Riau Tanam 2.500 Pohon di Stadion Utama, Wujudkan Ruang Hijau Berkelanjutan
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar gerakan penanaman 2.500 bibit pohon di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Pekanbaru, sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Pr
Juara Umum, Petenis Belia Persembahkan Kado HUT RI bagi PTPN IV Regional III
PEKANBARU- Atlet-atlet belia binaan PTPN IV Regional III yang tergabung dalam Akademi Tenis Nusalima (ATN) sukses mempersembahkan kado istimewa menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesi
Kantor KONI Dipindahkan ke Stadion Utama, Pemprov Riau Mulai Hidupkan Kembali Aset Eks PON 2012
PEKANBARU - Setelah bertahun-tahun dibiarkan terbengkalai, kawasan Stadion Utama Riau akhirnya mulai dihidupkan kembali. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memulai langkah tersebut dengan meminda
BPBD Bengkalis Pantau Titik Panas: Ada Lahan Mengeluarkan Asap di Mandau
BENGKALIS - Potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih mengancam wilayah Kabupaten Bengkalis dengan kondisi cuaca panas terik beberapa hari terakhir.Terutama di bekas lahan yang terbakar beber