Peristiwa
Usai bobol brankas BRI Rp 229 juta, pelaku buang uang ke Sungai Opak
Senin, 14 Nov 2016 10:21
Petugas keamanan berinisial S yang membobol brankas uang di tempat kerjanya, BRI Unit Kepek di Jalan Imogiri Barat Km 6,5, Bantu berperilaku aneh. Lazimnya, orang yang membobol brangkas dan menguras uang di dalamnya akan menggunakan dan menikmati uang hasil kejahatannya. Tapi berbeda dengan S, usai membobol brankas BRI Kepek dan membawa kabur uang Rp 229 juta justru membuang hasil kejahatannya ke Sungai Opak, Bantul, Minggu (13/11).
Tak hanya itu, setelah membuang uang Rp 229 juta ke Sungai Opak, S pun berusaha bunuh diri. Sepulangnya dari jaga malam di BRI Kepek dan membobol brankas lalu membuang uang Rp 229 juta ke sungai, S segera pulang ke rumah. Namun ketika pulang, S sudah dalam keadaan lemas karena meminum racun serangga. Beruntung nyawanya masih bisa tertolong karena segera dibawa keluarga ke rumah sakit.
Menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo, pembobolan brankas di BRI Kepek baru diketahui pada Minggu (13/11) pukul 11.00 WIB. Pihak keluarga S memberitahu pihak BRI untuk mengetahui permasalahan yang membelit S. Pasalnya pada saat itu S yang sepulang dinas malam di BRI Kepek diketahui lemas karena berusaha bunuh diri dengan minum racun serangga.
Saat menyelamatkan S, pihak keluarga menemukan semacam surat berisi pesan terakhir yang mengatakan bahwa S telah membobol brangkas BRI Kepek tempatnya bekerja dan membawa kabur uang di dalamnya. Untuk mencari informasi, pihak keluarga S pun mengontak BRI Kepek. Berdasarkan informasi dari keluarga S, pihak BRI Kepek pun mengecek brankas dan mendapati uang di dalamnya sudah ludes.
"Setelah melakukan olah TKP dan memeriksa 8 orang saksi diketahui bahwa yang membobol brankas memang S. Uang hasil kejahatannya dilempar ke Sungai Opak dari Jembatan Sindet. Pembobolan brankas dilakukan saat S sedang giliran bertugas jaga," jelas Anggaito.
Anggaito menambahkan bahwa alat yang digunakan untuk membobol brankas adalah gergaji besi. Berdasarkan informasi yang didapat diduga S membobol brankas kantornya karena terlilit utang akibat jual beli togel.(merdeka.com) Peristiwa
Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil
BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi. Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe
Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII
Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa
Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan
JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.
Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o
Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran
JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke