Peristiwa
Video Porno di BillBoard Akibat Lemahnya Keamanan Komputer
Sabtu, 01 Okt 2016 13:34
JAKARTA - Warga Jakarta kemarin dihebohkan dengan kasus video porno yang diputar di sebuah billboard di dekat Jalan Prapanca, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Adegan video porno Jepang tersebut dengan durasi beberapa menit.
Selain menimbulkan kemacetan, kejadian ini tentu turut mengundang tanda tanya besar kenapa hal tersebut bisa terjadi. Pertanyaan pun bermunculan, apa penyebab utama dibalik panayangan terlarang tersebut. Adakah kemungkinan diretas atau ada kesalahan teknis dari pengelola videotron?.
Melihat berbagai spekulasi mengenai video tersebut, Technical Consultant PT Prosperita-ESET Indonesia perusahaan yang bergerak di bidang Antivirus Software dan Internet Security Solutions, Yudhi Kukuh memberikan tanggapannya.
"Tujuan hacker meretas sistem komputer milik PT Transito bukan untuk kejahatan ekonomi seperti kejahatan dunia maya pada umumnya. Sejauh ini tidak ada berita pelaku menuntut sesuatu, hanya meretas kemudian menampilkan video porno," ujar dia dalm rilisnya di Jakarta, Sabtu (1/10/2016).
Yudhi menuturkan, yang perlu diperhatikan adalah bahwa kejadian ini dapat terjadi akibat lemahnya sistem keamanan pada komputer yang digunakan.
Diperlukan dukungan antivirus-antimalware andal dan super ringan karena biasanya CPU yang digunakan spesifikasinya rendah. Proteksi firewall menjadi penting, pasalnya penyusupan bisa terjadi karena adanya celah.
"Ada yang menyabotase/hacking. Penyusupan dilakukan dengan cara mengirim virus ke aplikasi yang terdapat pada videotron. Virus tersebut kemudian menyambungkan ke situs yang menampilkan video porno. Kami tidak bisa ambil alih karena password juga dikuasai orang yang nge-hack (hacker)," kata Manajer PT Transito Adiman Jati Adrian Wiedarta selaku penyelenggara reklame tersebut.
Videotron sendiri saat ini sudah berhasil dimatikan oleh Suku Dinas Komunikasi, Informasi, dan
Masyarakat (Kominfomas) Jakarta Selatan dengan cara memutus sambungan listrik. Jalan pintas ini dilakukan karena PT Transisto tidak mampu mematikannya secara manual, sehingga pihak pemda mematikannya dengan paksa. (Okezone.com)
One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung
JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci
Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat
PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum
Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026
JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,
Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani