Peristiwa
Wabup Meranti Kecewa, Sidak Hari Pertama Pasca Idul Adha di Beberapa SKPD Banyak yang Absen
Laporan:Roy Rudi
Selasa, 13 Sep 2016 15:58
MERANTI - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kebeberapa SKPD, sidak ini dilakukan dalam rangka mengukur disiplin dan kinerja pegawai dilingkungan Pemkab. Meranti pada hari pertama masuk kerja usai hari raya Idul adha 1437 H, Selasa (12/9).
SKPD yang pertama dipantau adalah Badan Inspektorat Kabupaten Meranti, disitu Wakil Bupati yang didampingi Asisten III Sekdakab. Meranti H. T. Akhrial, Staf Ahli Bupati H. Said Asmarudin, Kabid Mutasi BKD Meranti Widodo, Kasubag Bagian Ortal serta Bagian Humas Sekdakab Meranti.
Mendapat giliran pertama Badan Inspektorat Kabupaten Meranti, disitu rombongan disambut langsung oleh Inspektor Drs. Suhendri. Selanjutnya Wabup langsung melalukan pengecekan kememasing-masing ruangan.
Usai dari Badan Inspektorat selanjutnya rombongan menuju ke Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil), Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan, Badan Kepegawaian, Dinas PU, Badan Pelayanan Modal dan Perizinan Terpadu, Kesbangpol serta Dinas Sosial.
Dari hasil Sidak yang dilakukan, cukup mengecewakan Wakil Bupati H. Said Hasyim, dari hasil pengecekan absen pada masing-masing SKPD, banyak pegawai maupun honorer yang tidak hadir, bahkan disalah satu SKPD jumlah PNS dan Honorer yang hadir hanya 50 persen saja.
Bagian Ortal sebagai penanggung jawab absensi pegawai diminta Wabup untuk mengumpulkan absen real. Yang tidak hadir tanpa keterangan Wabup memerintahkan pimpinan SKPD untuk coret (Alpa) absen pegawai yang bersangkutan. Dalam hal ini Wabup tidak tebang pilih, disalah satu SKPD Wabup langsung meminta coret absen Kepala Dinas karena diketahui tak memiliki izin.
Dalam Sidaknya Wabup juga mendapati PNS yang nyatanya tidak hadir namun mengisi absen, ketika itu pula Wabup memanggil atasan langsung PNS bersangkutan untuk menanyakan siapa oknum yang mengisikan absen bodong tersebut seraya memalangnya. "Ambil absen palsu ini, panggil PNS yang tidak hadir tanpa keterangan menghadap saya," tegas Wabup kepada Staf Bagian Ortal.
Sanski yang akan dikenakan kepada PNS maupun Honorer yang tak hadir tanpa keterangan tampaknya tidak sekedar isapan jempol, dengan wajah geram Wabup meminta pihak BKD untuk menindak tegas. Wabup juga ingin berjumpa dengan PNS nakal, untuk itu ia meminta Pihak BKD mengirimkan surat panggilan yang dilayangkan kepada semua pimpinan SKPD untuk mengintruksikan pegawainya yang tidak hadir tanpa keterangan untuk menghadap langsung Wakil Bupati pada Rabu esok (13/9.red). "BKD segera buat surat dan kirimkan kepada tiap SKPD untuk meminta PNS maupun Honorernya yang tak hadir menjumpai saya besok," ujar H. Said Hasyim.
"Tindakan ini harus kita lakukan dalam untuk meningkatkan disiplin pegawai sekaligus mengukur kinerja aparatur dalam rangka memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat," paparnya.
Saat ditanya apa sanksi yang akan diberikan, Wabup mengaku tetap mengacu pada UU No. 32 Tahaun 2004 Tentang Kepegawaian. "Yang bisa kita bina akan dibina tapi yang tidak bisa apa boleh buat, kepada PNS nakal akan kita pindahkan ke Kecamatan, bagi yang honorer akan kita berhentikan," ujar Wabup dengan wajah geram.
Sementara pihak BKD mengaku mendapat laporan dari status dan bincang dimedia sosial terkait Sidak yang dilakukan sebelum hari raya Idul Adha, dalam percakapan antar pegawai terkesan merendahkan kegiatan yang dilakukan oleh BKD, padahal kegiatan itu sesuai arahan dari pimpinan dalam hal ini Wakil Bupati. "Ada yang mengatakan BKD tidak ada kerjaan bahkan ada yang berucap kirim salam dengan pak Wakil namun dengan nada menyindir," jelas Kabid Mutasi BKD Meranti Widodo.
Menyangkut hal ini diakui Widodo telah dilaporkan kepada Wakil Bupati H. Said Hasyim, dan Wabup telah meminta untuk ditindak tegas. "Kita sudah mengantongi nama-nama pegawai ini, nanti akan kita minta menghadap pak Wakil Bupati," terang Dodo.
Sekedar informasi, dari hasil Sidak yang dilakukan Wakil Bupati Meranti, secara keseluruhan jumlah pegawai PNS dan honorer yang tidak hadir masih cukup baik yakni diatas 85 persen. Meski masih didapati disalah satu SKPD dengan jumlah PNS yang hadir tak lebih dari 50 persen atau setengahnya.
Ditempat terpisah Sidak yang sama juga dilakukan oleh Sekdakab. Meranti H. Iqaruddin ke diawali Kantor Lurah Timur, Kator Dinas Pertanian, Dinas Pasar, Badan BLH, Kantor Pemberdayaan Perempuan, Dinas Perbatasan, Dinas Perindag, Dinas kehutanan, Camat Tebing Tinggi, DPPKAD dan Satpol PP. (roy)
Peristiwa
One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung
JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci
Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat
PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum
Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026
JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,
Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani