Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Dorong Revisi UU Pemilu, PKS Tidak Ingin Ada Politik Identitas di Pilpres

Dorong Revisi UU Pemilu, PKS Tidak Ingin Ada Politik Identitas di Pilpres

Admin
Selasa, 23 Feb 2021 11:11
SINDOnews.com
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan komitmennya mendorong revisi Undang-Undang Pemilu . Salah satunya untuk menurunkan syarat ambang batas mencalonkan presiden atau presidential threshold (PT).

Alasan PKS mendorong revisi UU Pemilu untuk mencegah politik identitas karena syarat ambang batas pencalonan presiden yang tinggi.

“Kita melihat 2 kali pilpres 2014 dan 2019 dengan dua pasang calon itu buruk bagi demokrasi, buruk bagi persatuan kesatuan sehingga ada pembelahan sosial,” kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dalam rilis survei LSI yang disiarkan di YouTube, Senin 22 Februari 2021 seperti dikutip dari situs resmi PKS.

Mardani menegaskan PKS ingin ambang batas capres menjadi 10% kursi DPR atau 15% suara secara nasional.

Menurut PKS, semakin banyak calon presiden, semakin kecil peluang adanya politik identitas. “Karena itu, PKS tegas menurunkan usulannya agar threshold untuk presiden itu 10 persen kursi DPR atau 15 persen suara sehingga ada banyak calonnya, ada kontestasi karya gagasan tidak ada lagi pembelahan ataupun politik identitas,” tutur Mardani.
Sumber: SINDOnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor