Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Gerindra Akui Koalisi dengan PKS-PAN Baru Sebatas Tahu Sama Tahu

Politik

Gerindra Akui Koalisi dengan PKS-PAN Baru Sebatas Tahu Sama Tahu

Jumat, 01 Jun 2018 16:40
merdeka.com
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan ribuan buruh saat peringatan May Day Nasional di Gedung Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5). Ribuan buruh memberi dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai Presiden pada Pilpres 2019.

Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengakui koalisi dengan PKS dan PAN belum terbentuk. Sejauh ini, hubungan ketiga partai baru sebatas saling mengerti dan tahu sama tahu alias TST.

"Koalisi kan belum terjadi. Koalisi pendukung Gerindra belum terjadi. Yang terjadi adalah komunikasi persepahaman, artinya saling pengertian. TST tahu sama tahu," kata Muzani di Rumah Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO), Jalan Karang Asem, Kuningan, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Alasan koalisi belum terbentuk karena PAN dan PKS belum terang-terangan mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden di Pilpres 2019.

"Karena PAN belum menyatakan dukung Prabowo, PKS juga belum menyatakan dukung Pak Prabowo, begitu," tegasnya.

Prinsip hubungan tahu sama tahu, kata Muzani, juga terjadi di poros partai pendukung Joko Widodo. Lima partai pendukung Jokowi saat ini belum bisa diartikan koalisi karena belum terdaftar di KPU.

"Tahu sama tahu, di sebelah sana juga begitu kan. Belum ada koalisi yang mendukung Jokowi semua. Belum. Koalisi itu artinya pada saat partai mendaftarkan nama presiden yang sama di KPU," ucapnya.

Wakil Ketua MPR ini menyindir, tak ada partai pendukung Jokowi yang mendukung tanpa syarat. Contohnya saja, dinamika dan arah dukungan di pilkada.

"Tanpa syarat, tetapi kan kita juga tahu, pilkada juga begitu usung-usung, tapi berubah," tandas Muzani.

(Liputan6.com)

Politik
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor