liputan6.com
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kanan) dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyapa warga saat olahraga bersama di sekitar Istana Bogor, Sabtu (24/3). Cuaca Bogor sedikit mendung saat keduanya berolahraga.
Jakarta - Kader Partai Golkar sepakat mengusung Airlangga Hartanto menjadi
calon wakil Presiden mendampingi Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.
Anggota DPR Fraksi Golkar Bobby Rizaldi menilai Menteri Perindustrian
itu dianggap sebagai figur yang tepat mendampingi Jokowi karena memiliki
kemampuan dan pengalaman.
Selain itu Airlangga juga dinilai mampu menjadi jembatan sekaligus menetralisasi serangan terhadap pemerintahan Presiden Jokowi.
"Pak Airlangga bisa
meminimalisirkan isu-isu atau fitnah-fitnah politik yang berkembang
yang mengancam elektabilitas Pak Jokowi," ujar Bobby dalam acara diskusi
Komunitas @TentangGolkar di Diskusi Kopi dan Ruang Berbagi, Jakarta
Selatan, Kamis, 21 Juni 2018.
Bobby juga menyatakan Partai Golkar memiliki komitmen yang kokoh dalam mendukung kepemimpinan Presiden Jokowi.
Kalangan internal dan akar rumput Golkar, menurut Bobby meyakini
komposisi ideal adalah jika Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto
dipilih menjadi Calon Wakil Presiden yang akan mendampingi Jokowi.
"Hal itu akan kita dorong menjadi keputusan resmi kolektif Partai
Golkar (soal cawapres Jokowi), secara organisasi akan ditentukan dan
diputuskan dalam Rapimnas nanti," terang dia.
Hal tersebut dilakukan, lanjut Bobby, agar pihaknya dapat memastikan
bahwa calon dari Partai Golkar dapat menang dalam pertarungan Pemilihan
Umum 2019 nanti. Hal itu harus diikuti pula oleh kemenangan dan
peningkatan elektoral Partai Golkar di seluruh daerah pilihan (dapil).
"Inilah yang nanti akan kita formulasikan setelah penetapan 10
Agustus. Kita ingin memastikan bahwa calon presiden kita menang," papar
Bobby.
Senada
dengan Bobby, Aktivis Demokrasi Faizal Assegaf juga menuturkan bahwa
perkawinan antara Partai Golkar dan PDIP merupakan perkawinan yang bisa
mewakili pihak lainnya. Karena Golkar sangat mahir dalam membaca
keresahan-keresahan yang ada di masyarakat.
"Apalagi Ketua Umum Partai Golkar ini tidak banyak masalah di
pemberitaan. Enggak macam-macam. Mau gimana pun Golkar kelihatannya akan
menang," pukas Ketua Progres 98 itu.
Faizal menyatakan apabila Jokowi disandangkan dengan Cawapres dari Partai Golkar sudah sangat ideal.
"Pak Airlangga ini awalnya tak masuk dalam prediksi tapi lama
kelamaan semakin besar dan menunjukkan kualitasnya. Jadi kalau ditanya
siapa cawapres terbaik bagi Jokowi? Menurut saya Airlangga pastinya,"
tutup dia.
(Liputan6.com)
Politik