Politik
Indonesia butuh pemimpin tegas dan tak marah-marah supaya bisa memberikan solusi
Jumat, 09 Nov 2018 10:30
"Saya rasa memang kalau di sebuah kepemimpinan itu harus tegas. Tetapi juga tegas itu yang membimbing," ujar Erick di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/11).
Dia mencontohkan jika memimpin sebuah perusahaan. Pemimpin yang suka marah-marah tak bakal menghasilkan pegawai yang produktif. "Ini yang kita harus jaga kalau memang kepemimpinan Indonesia ke depan tidak hanya tadi kerja keras, kasih lihat bukti nyata dari track recordnya," lanjut Erick.
Mantan bos Inter Milan itu menuturkan Jokowi sendiri berulang kali mengingatkan berapa pentingnya ketegasan. Salah satunya bagaimana Jokowi ingin hijrah dalam banyak bidang. Seperti ketika bertemu pengusaha Jokowi menyampaikan pentingnya berhijrah dari ekonomi individual menjadi kolaborasi.
"Tentu ketegasan itu menjadi satu pokok yang penting berapa kali pak Jokowi sendiri, atau pak presiden kita mengingatkan pentingnya kita hijrah dalam melakukan banyak hal," kata Erick.
Dia menambahkan, butuh pemimpin tegas dan tak marah-marah supaya bisa memberikan solusi. Seperti saat ini rupiah tengah menguat terhadap dolar karena hasil gotong royong bersama.
"Kita harus yakini bersama ini jadi solusi terbaik kalau kita gotong royong apalagi kalau punya pemimpin yang tegas yang tidak marah-marah tapi justru membimbing mencari jalan keluar," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri acara pembukaan pembekalan calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Hanura. Dalam kesempatan ini, Jokowi mengingatkan jika mendekati rakyat dengan marah-marah maka tujuan tidak akan tercapai.
"Kalau kita mendekati rakyat dan marah-marah, tujuan kita tidak tercapai, ya gitu saja," kata Jokowi di Ballroom Hotel Discovery, Jakarta Utara, Rabu (7/11).
Jokowi mencontohkan, sosok Ketua Umum Partai Oesman Sapta Odang. Dia mengaku mengenal OSO sebagai seorang pemimpin tegas, tanpa suka marah-marah.
(merdeka.com)
3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing
Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP
Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026
PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l
Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal
BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D
Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk
Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026
BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta