Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Ketum Golkar: Masih Ada Waktu Ajak Demokrat Dukung Jokowi

Politik

Ketum Golkar: Masih Ada Waktu Ajak Demokrat Dukung Jokowi

Rabu, 23 Mei 2018 10:26
Liputan6.com
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menjadi pembicara dalam acara Inspirato di SCTV Tower, Jakarta, Selasa (15/5).

Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, kubu pendukung Joko Widodo masih melakukan pembicaraan dengan partai-partai yang belum memutuskan dukungan di Pemilu Serentak 2019, termasuk Demokrat.

Airlangga menyebut masih cukup waktu bagi poros Jokowi untuk mengajak Demokrat bergabung. Sebab, finalisasi koalisi baru akan diputuskan pada Agustus 2018, tepatnya usai gelaran Pilkada.

"Ya saya rasa kita masih dalam pembicaraan. Dan Pilpres kan masih finalisasi masih bulan Agustus, masih ada waktu," kata Airlangga di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Poros pendukung Jokowi, termasuk Poros pendukung Jokowi, termasuk Golkar tidak menyiapkan cara khusus untuk meyakinkan Demokrat bergabung. 3 tidak menyiapkan cara khusus untuk meyakinkan Demokrat bergabung.

Sebab, Menteri Perindustrian ini mengatakan, yang terpenting adalah kesediaan Demokrat sendiri untuk merapat ke poros pendukung Jokowi.

"Kalau partai politik bukan bujuk membujuk yang penting mau sama mau," ujar Ketua Umum Partai Golkar ini.

AHY Bertemu Sandiaga

Kabar Demokrat bakal segera merapat dengan Demokrat bergulir pasca Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu dengan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno, pada Jumat 18 Mei lalu.

Menurut Sandiaga, pertemuan tersebut merupakan langkah awal koalisi yang sedang dibangun antara Partai Gerindra dan Partai Demokrat.

"Mas AHY menyebutnya bahwa daya beli lemah dan saya menyebutnya harga-harga mahal. Jadi kita menyamakan frekuensi dan ini sebuah pertemuan awal yang mudah-mudahan nanti dilanjutkan dengan summit di antara Pak Prabowo dan Pak SBY," jelas Sandiaga.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan pihaknya telah mempunyai cara untuk membujuk Partai Demokrat bergabung ke poros pendukung Prabowo. Salah satu caranya dengan menawarkan pembagian kekuasaan jika Prabowo terpilih sebagai presiden.

(Liputan6.com)

Politik
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor