Politik
Kubu Jokowi Soroti Kuda Impor Prabowo, Timses: Jaka Sembung Bawa Golok
Senin, 05 Nov 2018 16:19
Juru Bicara Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, heran dengan sikap kubu Jokowi itu. Menurutnya, mereka tak memahami konteks dari pidato Prabowo.
"Pak Prabowo itu pidato soal swasembada pangan, soal kita tidak impor pangan. Tapi malah bicara impor kuda, impor yang lain. Kan konteksnya beda. Terkesan dipaksakan untuk mendiskreditkan Pak Prabowo," ujar Andre kepada wartawan, Senin (5/11/2018).
"Jaka sembung bawa golok, nggak nyambung bok!" sambungnya.
Andre menjelaskan, kuda impor yang dimiliki Prabowo merupakan kuda tunggangan. Hal itu tak berkaitan dengan janji tak perlu impor yang disampaikan Prabowo.
"Kalau kudanya Pak Prabowo itu kuda tunggangan. Itu hobi Pak Prabowo. Pak Prabowo itu punya kuda impor, kuda lokal juga. Ya harus kita akuin. Kan Bang Ace sama Mbak Irma juga punya mobil impor juga kan?," kata Andre.
"Konteksnya swasembada pangan, untuk dikonsumsi masyarakat Indonesia, seperti beras, gula, garam, jagung. Masa lagi panen kita malah impor. Begitu maksud Pak Prabowo," sambung dia.
Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra itu juga menjelaskan, soal hewan ternak yang dimiliki Prabowo seperti sapi dan kambing. Selama ini, hasil ternak dari hewan tersebut dibagikan ke masyarakat sekitar.
"Sapi itu beliau ternak di Hambalang hasilnya dibagi ke masyarakat sekitar. Susu, dagingnya dibagikan. Jadi itu yang dilakukan Pak Prabowo untuk masyarakat sekitar. Ini hanya sekedar cari-cari kesalahan karena elektabilitas Pak Prabowo nggak naik-naik," tutur Andre.
Andre pun meminta kubu Jokowi untuk tak 'menggoreng' secara membabi-buta. Dia meminta agar kubu Jokowi untuk fokus berpolitik secara damai dan riang gembira seperti yang selama ini digembar-gemborkan.
"Apa begitu cara berpolitik kubu Pak Jokowi, dengan mengeluarkan kata-kata kotor dan makian ke Pak Prabowo. Ini berbahaya bagi demokrasi kita. Janji politik damai dan riang gembiranya mana?" sebut Andre.
Seperti diketahui, Prabowo memang memiliki sejumlah kuda impor, di antaranya Principe dan Salero. Dalam catatan detikcom, Principe adalah kuda jenis Lusitano keturunan Portugal.
Principe yang dalam bahasa Portugis berarti Pangeran juga didatangkan langsung oleh Prabowo dari Purtugal. Dengan postur tinggi besar, harga seekor kuda bisa mencapai Rp 3 miliar.
Selain kuda impor, Prabowo juga berternak sapi impor asal New Zealand. Setidaknya, Prabowo memiliki 100 sapi New Zealand yang diternaknya di Hambalang, Jawa Barat.
Sebelumnya, persoalan kuda impor Prabowo disinggung oleh TKN Jokowi-Ma'ruf Amin. Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, heran dengan pernyataan Prabowo yang berjanji jika terpilih kelak Indonesia tak perlu mengimpor lagi.
"Memangnya kuda kebanggaan yang ditunggangi Pak Prabowo itu bukan impor? Jangan gampang bicara deh! Masa kita tidak perlu impor sama sekali sih. Yang realistis saja jika bicara," kata Ace, saat dimintai konfirmasi, Senin (5/11/2018).
Tak Hanya Ace, Partai NasDem juga mengeluarkan pendapat yang senada. Ketua DPP Partai NasDem Irma Chaniago meminta Prabowo mencontohkan soal setop impor dari dirinya sendiri. Irma menyinggung kuda-kuda milik Prabowo.
3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing
Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP
Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026
PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l
Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal
BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D
Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk
Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026
BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta