Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Maruf Amin: Satu Desa Satu Hafidz Bisa Menjadi Program Nasional

Politik

Maruf Amin: Satu Desa Satu Hafidz Bisa Menjadi Program Nasional

Sabtu, 10 Nov 2018 10:07
Detik.com
Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin mengunjungi Pondok Pesantren Al-Falah, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Bandung - Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengatakan program Satu Desa Satu Hafidz yang digagas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bisa menjadi program nasional. Jika terpilih sebagai wapres, Ma'ruf akan menggandeng pesantren untuk menjalankan program tersebut.

"Bisa (diimplementasikan), ini program bagus. Kalau satu desa satu hafiz, ada 6.000 hafiz di satu daerah (Jabar), itu luar biasa. Kita akan kembangkan nanti secara nasional," kata Ma'ruf di Pesantren Al-Falah, Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (9/11/2-18).

Jika program tersebut diimplementasikan secara nasional, pesantren akan ditunjuk sebagai rujukan. Nantinya pesantren dapat menjadi tempat para calon hafiz dikader.

"Saya kira ini program bagus sekali," ujarnya.

Dia pun berharap program tersebut akan melahirkan penghafal Alquran secara nasional.

"Terutama barokahnya, dan mereka dapat menuntut umat sesuai dengan Alquran, juga membawa kebaikan," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Jabar Juara Lahir Bathin adalah sebuah visi yang dari awal dipikirkan. Visi tersebut bermakna tidak hanya membangun dunia, tapi juga mempersiapkan akhirat.

"Tidak hanya membangun infrastruktur tapi religeositas dan mental juga kita bangun. Kita ingin anak-anak di desa itu dan desanya sendiri punya imam masjid yang hafiz Alquran dan mereka akan menularkan lagi kepada tetangganya, keturunannya, dan seterusnya," jelas pria yang karib disapa Kang Emil itu.

Emil menambahkan, Nahdlatul Ulama memiliki banyak pesantren tahfiz Alquran di Jabar.

"Mayoritas program ini kami titipkan ke Pesantren Tahfidz NU Jabar, mudah-mudahan 6.000-an desa ini dalam hitungan tahun tidak terlalu lama bisa kita hadirkan," tambahnya.

"Bila program ini dirasa baik, kenapa tidak dijadikan program nasional," ucapnya.



(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor