Politik
NasDem: Tidak Tepat Amien Rais Minta Jokowi ke Rumahnya
Sabtu, 02 Jun 2018 15:41
"Menurut saya, kalau meminta seorang presiden ke rumahnya, tidak terlalu tepat karena presiden. Kecuali kalau Pak Jokowi melepaskan atribut presidennya dan kemudian datang ke rumah Amien Rais. Tidak ada masalah. Tapi dalam konteks kita bangsa Indonesia, tidak boleh ada kekosongan kekuasaan, ketika Jokowi melepas atribut presidennya, kan berarti kan tidak ada presiden. Karena itu, menurut saya, itu tidak tepat," kata Taufiqulhadi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6/2018).
Menurut Taufiqulhadi, pertemuan bisa di mana saja jika dilandasi niat yang baik. Dia kemudian menyebut Istana adalah tempat yang tepat.
Taufiqulhadi menuturkan Amien Rais tak perlu khawatir predikat tokoh pengkritik yang melekat pada dirinya akan luntur jika bertemu Jokowi di Istana. "Jadi, kalau misalnya seorang tokoh datang ke Istana, bukan berarti itu sesuatu yang membuat ketokohannya luntur," ujar dia.
Taufiqulhadi berharap pertemuan Jokowi dan Amien terselenggara dalam situasi yang sejuk. Dia juga berharap pertemuan keduanya dapat menghasilkan kesepakatan mengarah pada kebaikan bangsa.
"Kalau ada pertemuan seperti itu, saya berharap dalam sebuah iklim yang baik, pembicaraannya yang positif, bagaimana persoalan-persoalan yang kita anggap persoalan di Indonesia dalam konteks politik, itu dibicarakan sebaik-baiknya. Karena kita ketahui Pak Amien adalah pengkritik pemerintah yang cukup kritis. Jadi dengan pertemuan ini, saya berharap, bukan berarti harus menghentikan kritikan, tapi ada kesepakatan sebagai sebuah bangsa untuk selesaikan masalah bersama-sama," terang Taufiqulhadi.
"Kalau memang kita menyadari persoalan Indonesia ke depan itu semakin berat, maka kita jangan memperparah dengan pernyataan-pernyataan yang sangat sumir," imbuh dia.
Amien Rais dan Jokowi disebut-sebut bakal melakukan pertemuan. Namun kapan pertemuan itu terjadi, belum ada yang tahu.
Dari pihak Amien, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengaku menyambut baik pertemuan itu. Ia mengatakan sekitar 3 bulan lalu pertemuan itu hampir saja terwujud.
"Sebetulnya beberapa waktu yang lalu sudah hampir ya, mungkin tiga bulan atau enam bulan yang lalu. Waktu itu hampir, nggak tahu kenapa nggak jadi," kata Zulkifli di Jalan Karang Asem, Jakarta Selatan, Kamis (31/5).
(detik.com) Politik
3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing
Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP
Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026
PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l
Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal
BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D
Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk
Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026
BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta