Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PAN sarankan musnahkan e-KTP rusak menggunakan alat penghancur kertas

Politik

PAN sarankan musnahkan e-KTP rusak menggunakan alat penghancur kertas

Selasa, 29 Mei 2018 16:15
merdeka.com
E KTP

Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) domisili Sumatera Selatan ditemukan tercecer di Jalan Raya Salabenda, Kabupaten Bogor akhir pekan kemarin. Diduga e-KTP dalam kardus itu terjatuh dari truk. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut keping-keping e-KTP itu tak lagi berlaku dan akan dibawa ke gudang.

Keping e-KTP yang tak berlaku itu rencananya akan dimusnahkan dengan cara dibakar. Namun Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan menyarankan, penghancuran e-KTP tersebut menggunakan mesin penghancur kertas.

"Maksudnya apa kok dibakar? Sekarang kan ada penghancur kertas. Jadi kalau rusak kan bisa dihancurkan kenapa dibawa-bawa. Itu yang dipertanyakan orang," jelasnya di rumah dinas Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Senin (28/5).

Zulhas juga meminta agar persoalan kenapa sampai tercecer itu diusut oleh Kemendagri. "Oleh karenanya harus diusut. Kenapa kalau salah kok disimpan? Kan enggak lucu juga," kata dia.

Selain itu, ia juga meminta Kemendagri menjelaskan, persoalan itu kepada publik. Dengan harapan publik tidak menaruh prasangka buruk kepada pemerintah, apalagi di tahun politik seperti saat ini.

"Itu saya kira perlu diusut apa yang terjadi dan dijelaskan kepada publik agar tidak terjadi syak wasangka, prasangka buruk dan lain-lain di tahun politik. Tolong itu diusut apa sebabnya, masalahnya apa dijelaskan kepada publik agar tidak simpang siur. Kalau sekarang kan apa saja digoreng-goreng. Tolong dijelaskan sejelas-jelasnya," papar Ketua MPR ini.

Ia juga mempertanyakan kenapa e-KTP yang salah cetak tersebut masih disimpan dan tak dihancurkan langsung. "Kan bisa dihancurin langsung, enggak usah dibakar. Itu yang perlu dijelaskan Kementerian Dalam Negeri sejelas-jelasnya, seterang-terangnya. Kalau salah kenapa diarsip?" pungkasnya.

(Merdeka.com)
Politik
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor