Jakarta- Tim formatur Musyawarah Nasional Majelis Ulama Indonesia ke-10 menunjuk KH Miftachul Akhyar menjadi ketua umum MUI periode 2020-2025 mengganti KH Ma’ruf Amin.
Tim formatur Munas MUI ke-10 yang terdiri dari 17 orang menggelar pertemuan tertutup di Jakarta, Jumat, juga menunjuk sejumlah nama untuk mengisi sejumlah posisi di struktur kepengurusan MUI.
"Suasananya sangat cair, tidak alot, sehingga alhamdulillah pertemuaan hasilkan keputusan Dewan Pengurus Harian dan Dewan Pertimbangan. Hasilnya tidak boleh diganggu gugat,” kata Ketua Tim Formatur Munas MUI ke-10, KH Ma’ruf Amin.
Ketum MUI yang baru Miftachul Akhyar adalah Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
Sejumlah tokoh lama juga mengisi posisi lainnya seperti Amirsyah Tambunan (mewakili Muhammadiyah) yang ditetapkan sebagai sekretaris jenderal MUI menggantikan Anwar Abbas (Muhammadiyah) yang kini menjadi wakil ketua umum MUI.
Untuk posisi wakil ketua umum MUI kini diisi tiga orang di mana pada periode sebelumnya dua nama mewakili Muhammadiyah dan NU. Tiga nama waketum baru itu di antaranya KH Marsyudi Suhud (NU), Anwar Abbas (Muhammadiyah) dan Basri Bermanda (Persatuan Tarbiyah Islamiyah).
Sementara itu, sejumlah nama tokoh nasional juga masuk dalam jajaran struktur kepengurusan MUI yang baru, beberapa di antaranya mantan Gubernur Jawa Barat dan juga politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Heriyawan yang menjabat Wakil Ketua Umum Dewan Pertimbangan MUI, kemudian dua mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva dan Jimly Ashsiddiqie yang juga didampuk pada posisi yang sama.
Selain juga ada Zaitun Rasmin yang merupakah salah satu tokoh alumni 212 yang selama ini cukup banyak menyampaikan kritik kepada pemerintah.
Dalam struktur baru tersebut juga ada nama Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pertimbangan. Adapun KH Ma’ruf ditunjuk menjadi ketua Dewan Pertimbangan MUI mengganti Din Syamsuddin.
Susunan Lengkap Pengurus MUI 2020-2025