Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Prabowo Janji Tak Perlu Impor Lagi, Hanura: Nggak Masuk Akal

Politik

Prabowo Janji Tak Perlu Impor Lagi, Hanura: Nggak Masuk Akal

Senin, 05 Nov 2018 16:23
Detik.com
Inas Nasrullah Zubir
Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berjanji RI berdiri di atas kaki sendiri dan tidak perlu mengimpor apa pun andai dirinya terpilih jadi presiden. Partai Hanura menilai janji itu tidak masuk akal.

"Pernyataan Prabowo dan termasuk tim suksesnya tentang impor sama-sama nggak masuk akal, karena pernyataan tersebut tentunya membingungkan masyarakat, kenapa? Karena mereka juga sedang bingung kok," kata Ketua DPP Hanura, Inas Nasrullah Zubir kepada wartawan, Senin (5/11/2018).

Inas menjelaskan impor merupakan keniscayaan. Menurut dia tidak ada negara yang mampu memenuhi seluruh kebutuhannya secara mandiri.

"Pasalnya impor adalah keniscayaan karena tidak ada satu negara pun di dunia yang mampu menyediakan seluruh kebutuhan sehari-hari secara mandiri yang bersumber dari sumber daya dalam negerinya, pasti saja dibutuhkan impor untuk produk-produk tertentu," ujarnya.

Ia pun menilai saat ini Prabowo dan timsesnya sedang kebingungan. Inas memandang Prabowo tidak punya rencana konkret dalam mewujudkan janjinya.

"Kebingungan Prabowo adalah antara janji dengan kenyataan, dia harus membuat janji tapi dia sama sekali tidak punya planning agar janjinya bisa menjadi kenyataan, wong bisanya Prabowo kan hanya mengoceh sambil mencaci maki doang alias ahli Al Makiyun," tutur Inas.

Prabowo Subianto berjanji RI berdiri di atas kaki sendiri dan tidak perlu mengimpor apa pun andai terpilih jadi presiden. Juru bicara BPN Prabowo-Sandi Faldo Maldini, janji serupa juga pernah dilontarkan capres petahana Joko Widodo (Jokowi). Namun saat ini, kata dia, kenyataan berkata lain.

"Apa yang disampaikan Pak Prabowo itu persis seperti yang disampaikan petahana di 2014. Kenyataannya, kan tidak begitu. Konteksnya Pak Prabowo lagi bicara pangan dan yang bisa kita produksi sendiri. Jangan hilangkan konteksnya," ujar Faldo.


(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor