Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Romahurmuziy Ungkap Alasan Jokowi Ingin Gandeng Prabowo Jadi Cawapres

Politik

Romahurmuziy Ungkap Alasan Jokowi Ingin Gandeng Prabowo Jadi Cawapres

Sabtu, 14 Apr 2018 11:32
Liputan6.com
Presiden Joko Widodo didampingi Ketum PPP Romahamurmuziy dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo tiba Bandara Internasional Juanda Jawa Timur, Sabtu (3/2).

Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy mengungkapkan, Joko Widodo atau Jokowi pernah berkeinginan untuk menggandeng Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden. Prabowo pun menindaklanjuti hal ini dengan menemui Jokowi.

Namun, keinginan Jokowi itu tak bisa terwujud, lantaran pemimpin partai-partai koalisi pendukung Jokowi tidak setuju.

Menurut Romi sapaan Romahurmuziy, Jokowi ingin menggandeng Prabowo menjadi cawapres untuk menjaga keutuhan NKRI.

Jokowi, kata Romi, berkaca dari pengalaman Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu, yang dipenuhi sikap intoleran dan berujung konflik.

"Demi NKRI, beliau menyampaikan, bayangkan gaduhnya republik ini. DKI Jakarta saja yang satu provinsi luar biasa gaung perbedaannya. Kemudian intoleransi meningkat dengan simpul-simpul agama," kata Romi saat Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP di Hotel Patrajasa, Semarang, Jawa Tengah, Jumat 13 April 2018.

Apalagi, kata Romi, dalam ajang Pemilu 2019 yang diikuti sekitar 32 ribu calon legislatif dan mengkampanyekan Jokowi atau Prabowo, potensi perpecahan bukan tidak mungkin akan lebih besar.

"Akan ada 320 ribu caleg yang masing-masing mengampanyekan hanya dua kutub, Jokowi atau Prabowo. Bisa dibayangkan betapa dahsyatnya. Dan itu tak terjadi pada Pilpres 2014 karena pileg duluan," tegasnya.

 Sebelumnya, Romi nenyebut Jokowi sempat menawarkan Prabowo sebagai cawapres Pilpres 2019 mendatang. Jokowi menanyakan perihal rencana itu kepada Romi. Saat itu, Romi langsung mengatakan setuju.

"Saya langsung bilang setuju," tegas Romi.

Namun, semua pimpinan partai pendukung Jokowi tak ada yang setuju dengan rencana tersebut.

Prabowo sendiri merasa terhormat karena mendapatkan tawaran dari Jokowi untuk menjadi cawapres. Menurut Romi, Prabowo merespons positif tawaran Jokowi itu.

(Liputan6.com)

Politik
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 11:23

    Razia BNNP Sumut di Patumbak Berujung Penyerangan, 25 Pengunjung Positif Narkoba

    Razia yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatra Utara di sebuah tempat hiburan di Jalan Talun Kenas, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, berujung ricuh setelah diduga ter

  • Kamis, 02 Jul 2026 11:20

    Terungkap! Kupu-kupu Langka hingga Gading Gajah Diselundupkan dengan Modus Jemaah Umrah

    Polda Jawa Timur mengungkap tiga kasus besar penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan satwa dan komoditas bernilai tinggi. Mulai dari ribuan kupu-kupu langka, puluhan poto

  • Kamis, 02 Jul 2026 11:17

    Tak Lagi Ala Militer, Intip Konsep Baru Pembekalan Peserta SPPI

    Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengubah pelaksanaan latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), menjadi latihan pembekalan bel

  • Kamis, 02 Jul 2026 11:15

    Rekrutmen Anggota Dewan Harus Dibenahi, Saatnya Indonesia Memiliki UU Etika Penyelenggara Pemerintahan

    JAKARTA-Wafatnya dokter Icha di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, setelah diduga mengalami tekanan, ancaman, dan intimidasi dari tiga oknum anggota DPRD, dinilai bukan sekadar k

  • Kamis, 02 Jul 2026 11:10

    PHR Tuntaskan Pemulihan 20 Lokasi Tanah Terkontaminasi Minyak, 43 Lokasi Masih Berproses

    PEKANBARU-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus mempercepat program pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak (TTM) di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Hingga saat ini, perusahaan telah menyelesaikan pemulihan di

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor