Liputan6.com
Presiden RI, Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melihat salah satu motor customs yang dipamerkan pada Indonesia International Motor Show 2018 di JIExpo, Jakarta, Kamis (19/4).
Jakarta - Ketua organisasi sayap Partai Golkar Kosgoro 1957, Agung Laksono, mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto siap menjadi calon wakil presiden, mendampingi Joko Widodo atau Jokowi di Pilpres 2019 nanti.
"Semuanya kami serahkan pada DPP Partai Golkar, Beliau (Airlangga)
sendiri tidak menolak. Beliau siap, tapi Beliau mengatakan ya saya
tidak mau mendahului Bapak Presiden (Jokowi)," kata Agung dalam acara
buka puasa bersama keluarga besar Kosgoro 1957 di kediamannya, Jalan
Cipinang Cempedak II, Jakarta Timur, Minggu (20/5/2018).
Kendati siap, kata Agung, namun Airlangga tidak akan mau mendeklarasikan diri sebelum berbicara terlebih dulu dengan Jokowi.
"Artinya tidak ingin mendahului, itu terserah kewenangan Beliau.
Kalau menurut saya ya kita sudah siap, diterima syukur, tidak juga
enggak apa-apa. Tidak mengubah sikap kami terhadap dukungan pada
Jokowi," jelas Agung.
Agung mengungkapkan, Airlangga sendiri sudah konfirmasi ke seluruh kader Partai Golkar untuk maju menjadi cawapres Jokowi di Pilpres 2019.
Karena itu, Agung ingin Airlangga segera mendeklarasikan diri maju menjadi cawapres pada Pilpres 2019.
"Bukan hanya kami dari dewan pakar, bukan hanya ormas Kosgoro, Soksi
MKGR juga begitu. Daerah-daerah dewan pembina, dewan kehormatan juga
punya pandangan yang sama bahwa dari Golkar hanya satu, Pak Airlangga.
Tinggal kita harapkan Beliau secepatnya mendeklarasikan," papar Agung.
"Saya menunggu Beliau. Kami harap secepatnya, kami sudah bulat, lebih
cepat lebih baik Beliau mendeklarasikan sebagai cawapres," Agung
kembali menegaskan.
Soal kemungkinan Jusuf Kalla akan maju lagi menjadi cawapres Jokowi
di Pilpres 2019, Agung mengatakan, hal itu tak mungkin terjadi.
"Beliau kan sudah dua periode, dan saya kira by konstitution sudah enggak mungkin lagi," tandasnya.
(Liputan6.com)
Politik