Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Soal Kudeta Demokrat, AHY Sebut Presiden Jokowi Tak Tahu Keterlibatan Moeldoko

Soal Kudeta Demokrat, AHY Sebut Presiden Jokowi Tak Tahu Keterlibatan Moeldoko

Admin
Kamis, 18 Feb 2021 10:46
okezone.com

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengirimkan surat kepada jajaran pengurus PD, baik di tingkat pusat dan daerah, maupun kepada seluruh kader Partai Demokrat, terkait situasi terkini Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan PD (GPK-PD) secara ilegal, pada Rabu (17/2/2021) malam.

Pesan ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP PD, Herzaky Mahendra Putra kepada media.

AHY mengatakan, dirinya terus memantau dan menerima laporan dari para kader tentang GPK PD secara ilegal dan inkonstitusional yang masih saja berupaya melakukan pemberontakan dan pengkhianatan hingga saat ini.

Putra sulung SBY ini mengatakan itu merupakan pola kuno. Pertama, berupaya mempengaruhi para pemilik suara dan tidak berhasil, lalu mencoba mempengaruhi pengurus DPD dan DPC dan tidak berhasil.

Ia memaparkan, mereka mencoba mempengaruhi mantan pengurus yang kecewa, dan mengklaim bahwa itu merepresentasikan pemilik suara. Kedua, berupaya mencoba mempengaruhi semua dengan mengklaim telah berhasil mengumpulkan suara sekian puluh bahkan sekian ratus suara, padahal itu hoaks dan tipuan belaka.

"Kemudian, mereka juga menggunakan alasan KLB (Kongres Luar Biasa), karena faktor internal, padahal persoalannya adalah eksternal, yakni kelompok ini sangat menginginkan Seseorang sebagai Capres 2024 dengan jalan menjadi Ketua Umum PD melalui KLB," terangnya.

Menurut AHY, ia telah mendapatkan sinyal bahwa dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak tahu mengenai apa yang dilakukan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dalam GPK PD secara ilegal. Apa yang menjadi klaim mereka, hanya upaya kelompok GPK PD yang ingin menakut-nakuti kader serta berupaya merusak hubungan baik SBY dan Jokowi.

"Terhadap hal itu, saya sudah mendapatkan sinyal bahwa Bapak Presiden tidak tahu-menahu tentang keterlibatan salah satu bawahannya itu. Ini hanya akal-akalan kelompok GPK-PD untuk menakut-nakuti para kader. Hubungan Pak SBY dan Pak Jokowi cukup baik. Tapi kelompok ini berusaha memecah belah hubungan yang telah terjalin dengan baik itu," ujar AHY.

Sumber: okezone.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor