Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Temuan Dugaan Pelanggaran Kampanye di Bangun Purba Sudah di Kalirifikasi

Politik

Temuan Dugaan Pelanggaran Kampanye di Bangun Purba Sudah di Kalirifikasi

Laporan : Fahrin Waruwu
Sabtu, 03 Okt 2015 07:05
net
Gummer Siregar
ROKAN HULU - Temuan Panitia Pengawas Kecamatan Bangun Purba  Kabupaten Rokan Hulu atas dugaan pelanggaran yang dilakukan salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Rohul telah diklarifikasi.

"Temuan pelanggaran administrasi tersebut berupa kemeja lengan pendek dominasi putih orange dan sedikit biru sementara dalam PKPU telah diatur hanya diperboleh baju jenis kaos," kata Devisi Penindakan dan Pengawasan Panwas Rohul Gummer Siregar kepada wartawan Jumat (2/10/2015)

Lanjut Gummer Diregar, Saat ini Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tengah mendalami dugaan pelanggaran kampanye dilakukan salah satu Tim Kampanye pasangan calon (Paslon) tersebut yakni Pengadaan baju kemeja yang dibagikan dan dipakai oleh Tim Relawan.

"Laporan sudah kita terima di Panwas Kabupaten temuan pelanggaran administrasi dilakukan Tim Kampanye salah satu Paslon di Empat Kecamatan dan Panwas memperkirakan pengadaan baju kemeja dilakukan Tim Kampanye salah satu Paslon melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 7 tahun 2015 tentang kampanye yang diatur  Dalam PKPU,"bebernya.

Gumer menjelaskan, dalam PKPU juga diatur yang diperbolehkan hanya berupa baju jenis kaos dan bukan kemeja selain itu tidak melebihi harga sesuai PKPU nomor 7 tahun 2015 yaitu sebesar 25 ribu rupiah, sedangkan kemeja yang dicetak salah satu paslon ditaksir diatas 3 ribu ripiah perhelainya.

"Temuan tersebut Pertama ditemukan oleh Panwascam Bangun Purba pada tanggal 26 September lalu saat pengukuhan tim relawan dan adpun barang bukti berupa  foto dan rekaman video oleh Panwascam bangun Purba," jelasnya

Gummer juga menambahkan Panwas Rohul telah mengkalarifikasi dugaan pelanggaran kampanye terhadap tim kampanye salah satu Paslon itu.  

"Undangan telah dipenuhi  Tim kampanye mengakui baju kemeja bukan dibagikan ke calon pemilih atau warga, namun untuk internal atau tim relawan,"pungkasnya. (Fah)

Politik
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:44

    HMI Pekanbaru Desak Evaluasi Total MBG Hingga RUU TNI-Polri

    PEKANBARU (CAKAPLAH) - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Riau, Jumat (19/06/2026).Dalam aksi tersebut, HMI Pekanbaru menya

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:20

    Bawaslu Riau Konsolidasikan Demokrasi dengan Parpol, PAN Jadi Kunjungan Perdana

    PEKANBARU (CAKAPLAH) â€" Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau memulai langkah konsolidasi demokrasi dengan partai politik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:17

    Aksi Simbolis 'Uang Receh' Jurnalis Riau Disambut Sikap Terbuka Kabid Humas Polda dan Berkomitmen Tingkatkan Sinergi

    PEKANBARU - Dinamika hubungan kemitraan antara awak media dan kepolisian menemui titik temu melalui ruang dialog tatap muka. Puluhan jurnalis yang bertugas di lingkungan Kepolisian Daerah Riau menyamp

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:03

    Pendaftaran Siswa Baru SMA dan SMK Riau Ditutup, Puluhan Ribu Pelajar Tunggu Hasil

    PEKANBARU - Tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup Jumat (19/6/2026) pukul 13.00 WIB. Saat ini seluruh seko

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:00

    Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Roy Suryo dan Dokter Tifa agar Tak Ditahan

    JAKARTA â€" Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menyatakan kesiapannya menjadi penjamin bagi Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa yang berstatus tersangka,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.