Politik
Tingkat Kehadiran Dewan Minim Paripurna Tanggapan Fraksi atas LKPJ Bupati Batal
Laporan : Afdal Aulia
Selasa, 17 Apr 2018 11:22
Dari pantauan langsung absensi wakil rakyat di kantor DPRD Bengkalis sampai Senin sore, anggota dewan yang hadir tidak sampai 20 orang, artinya tidak sampai setengah plus satu dari jumlah 45 anggota dewan. Diantara anggota dewan yang hadir seperti ketua DPRD Abdul Kadir, Wakil Ketua Indra Gunawan Eng, anggota dewan Indrawan Sukmana, Andriyan Pramaputra, Firman, Zamzami, Syaukani, Aisyah, Fransisca, Febriza Luwu, Safrana Pijar, Lamhot Nainggolan, Asmara, Ita Azmi, Fakhrul Nizam, Sofyan, Jasmi dan beberapa orang lainnya.
Sampai pukul 16.30 WIB rapat paripurna yang sufah teragenda tingkat kehadiran anggota dewan tidak kunjung kuorum dan kapan pelaksanaan rapat paripurna tanggapan fraksi atas LKPj bupati dijadwalkan ulang belum dapat dipastikan. Sementara itu dari pihak eksekutif yang meliputi kepala OPD sejak siang sudah hadir di kantor DPRD Bengkalis aehingga terpaksa menunggu sampai petang, namun jumlah anggota dewan yang hadir tidak kunjung kuorum.
"Cukup disesalkan, tingkat kehadiran kawan-kawan sangat minim pada rapat paripurna hari ini (kemarin,red). Padahal tanggapan fraksi-fraksi atas penyampaian LJPj bupati sangat urgen karena menyangkut dengan kinerja serta pencapaian eksekutif dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelaksanaab pembangunan. Kita harapkan paripurna tanggapan fraksi aras LKPj bupati dapat diagendakan kembali secepatnya,"ungkap Syaukani, ketua Fraksi PAN DPRD Bengkalis, Senin (16/04/2018) petang di kantor DPRD Bengkalis.
Sementara itu ketua Fraksi Gerindra Garuda Yaksa Indrawan Sukmana juga membenarkan batalnya rapat paripurna dikarenakan ketidakkuoruman anggota dewan. Menurutnya saat ini sejumpah anggota dewan masih ada yang melaksanakan reses serta kesibukan lainnya seperti agenda partai. Namun ia berharap paripurna tanggapan fraksi dapat diagendakan kembali secepatnya.
"Pembahasan atau tanggapan fraksi atas LKPj bupati tahun 2017 kita nilai sangat urgen. Karena hal tersebut menyangkut dengan kondisi daerah sendiri dari sektor pembangunan maupun pengelolaan keuangan daerah. Serta sebagai langkah DPRD dalam menyikapi LKPj kepala daerah untuk perbaikan kedepannya,"ulas Indrawan. (afd)
Politik
Razia BNNP Sumut di Patumbak Berujung Penyerangan, 25 Pengunjung Positif Narkoba
Razia yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatra Utara di sebuah tempat hiburan di Jalan Talun Kenas, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, berujung ricuh setelah diduga ter
Terungkap! Kupu-kupu Langka hingga Gading Gajah Diselundupkan dengan Modus Jemaah Umrah
Polda Jawa Timur mengungkap tiga kasus besar penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan satwa dan komoditas bernilai tinggi. Mulai dari ribuan kupu-kupu langka, puluhan poto
Tak Lagi Ala Militer, Intip Konsep Baru Pembekalan Peserta SPPI
Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengubah pelaksanaan latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), menjadi latihan pembekalan bel
Rekrutmen Anggota Dewan Harus Dibenahi, Saatnya Indonesia Memiliki UU Etika Penyelenggara Pemerintahan
JAKARTA-Wafatnya dokter Icha di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, setelah diduga mengalami tekanan, ancaman, dan intimidasi dari tiga oknum anggota DPRD, dinilai bukan sekadar k
PHR Tuntaskan Pemulihan 20 Lokasi Tanah Terkontaminasi Minyak, 43 Lokasi Masih Berproses
PEKANBARU-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus mempercepat program pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak (TTM) di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Hingga saat ini, perusahaan telah menyelesaikan pemulihan di