Minggu, 03 Mei 2026
Diperingatan Isra Miraj, Ketua DPRD Bengkalis H.Khairul Umam Menjadi Penceramah Di Masjid Bersejarah
Laporan:Rafii
Admin
Senin, 28 Feb 2022 14:27
Pedekik- Ketua DPRD Bengkalis H.Khairul Umam Lc. didaulat menjadi penceramah dalam acara peringatan isra' mikraj di desa pedekik kecamatan bengkalis, acara dilaksanakan di masjid sabilillah, Senin, (28/2/2022)
Acara peringatan isra miraj di hadiri oleh Ketua DPRD Bengkalis H.Khairul Umam Lc. sekaligus sebagai penceramah, Kepala desa pedekik, Syaifullah SE.I, perangkat desa, serta masyarakat di dusun tiga desa pedekik.
Dalama sambutannya, Ketua Pengurus masjid sabilillah H.Anwar menyampaikan laporannya terkait pembangunan masjid serta program masjid, menurutnya tidak sekedar kemegahan masjid, namun yang lebih penting mesjid hendaknya menjadi pusatnya hidayah.
Kepala desa pedekik, Syaifullah dalam sambutannya mengajak agar para orang tua melibatkan anak-anaknya dalam kegiatan keagamaan, selain itu Syaifullah juga menyampaikan program prioritasnya dalam satu tahun kepemimpinannya yaitu fokus untuk meningkatkan kegiatan keagamaan di desa pedekik.
"Mohon yang memiliki anak mari kita sama melibatkan anak-anak kita pada kegiatan keagamaan,
Kita berharap generasi kita menjadi generasi hebat," Ujarnya.
Ia juga mengatakan, perlu masyarakat jika ada kegiatan yang kurang baik agar dilaporakan ke pihak desa, pada tahun ini syaifullah mengatakan akan menghidupkan kembali kegiatan patroli linmas, dengan tujuan berjaga-jaga, desa juga mensuport kegiatan keagamaan dengan menambah berupa bantuan oprasional kegiatan, hal tersebut dilakukan untuk mendukung dan memotivasi agar kegiatan tersebut semakin maju dan yang belum ikut menjadi ikut.
"Artinya bukan kita bantu kegiatan tidak hidup, minimal hadirnya pemerintah desa pada kegiatan remaja mesjid semangatnya tambah dan adik-adik yang belum ikut itu bisa ikut, Paling penting hari ini dengan pemerintah desa membantu kegiatan keagamaan dari segi oprasional bisa menjadi motivasi," Ujarnya.
Ia tambahkan, "Kita bantu juga kegiatan kelompok masyarakat yaitu wirid yasin di beberapa RT, itu kita bantu juga walau tak banyak, dimasa kami ini penting agar menjadi motivasi, yang belum ikut bisa ikut minimal kalau tak ado sepeker bisa beli speaker" katanya.
Katanya lagi, "Kegiatan jamaah thoreqoh yang dulunya cuma 10 juta untuk dua thoreqoh insyaallah jadi 50 juta untuk dua jamaah thoreqoh mudah-mudahan syiarnya makin besar bisa mengundang kyai dari jawa," Uajrnya.
Dipenutup sambutannya, Syaifullah mengucapkan terimakasih dan merasa bangga kepada Ustd Khairul umam yang telah hadir ditengah-tengah jamaah, menurutnya adanya pejabat yang cinta agama akan menjadikan kegiatan agama terus hidup dan menjadi besar.
"Terima kasih Pak Ustadz telah hadir di desa kami, kami sangat berbangga karna ada pejabat tinggi di daerah kita yang cinta agama mudah-mudahan dengan pejabat-pejabat yang cinta agama kegiatan keagamaan kita terus hidup dan makin besar, mudahn Pemkab bisa melirik kegiatan keagamaan di desa pedekik ini," Tutup Syaifullah.
Sementara itu, Ustd H.Khairul Umam Lc dalam ceramahnya membawakan tema keberkahan.
"Judul kita adalah keberkahan, kalau diperhatikan dan saya teliti tentang akidah dan keyakinan, bayak doa rosul itu minta keberkahaan, tidak mintak dunia, Berkah itu bertambahnya kebaikan yang berlimpah, misalkan rumah yang berkah yang banyak kebaikan dirumah itu, pernikahan yang berkah banyak kebaikan dari hasil pernikahan itu," paparnya.
Ust mencontohkan keberkahan semisal orang makan satu nasi bungkus dimakan 4 orang dan kenyang semua, itulah berkah sementara yang kurang berkah misal satu orang makan 2 nasi bungkus tapi tidak kenyang, setelah ceramah acara ditutup dengan doa.
Usai cara, Ustd Khairul umam kepada media mengatakan bahwa dirinya tidak asing lagi di desa pedekik, menurutnya desa pedekik desa yang bisa menjadi contoh buat -desa yang lain karna hidupnya suasana keagamaan.
"Di sini ada jamaah tablig, ada Jamaah Tarekat, banyak dzikir kepada Allah saya rasa ini suatu contoh, masjidnya besar megah, sementara rumah-rumah penduduk disekitarnya biasa-biasa, masjid yang megah suatu indikator kebaikan suatu negeri, sebaliknya jika rumahnya penduduknya gedung- gedung namun mesjid yang menjadi tempat ibadah lebih buruk daripada rumahnya itu indikasi tak bagus juga," katanya.
Ia menambahkan, "Jadi kalau pedekik ini terus terang saya sangat senang dengan suasana islami disini mudah-mudahan di desa lain sama suasana keagamaannya," Tutupnya.
komentar Pembaca