Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Sosial
  • KSP Soal Indikator Wilayah Ramah Anak: Tidak Ada Iklan Rokok

KSP Soal Indikator Wilayah Ramah Anak: Tidak Ada Iklan Rokok

Admin
Sabtu, 27 Nov 2021 15:06
merdeka.com

Tim ahli dari Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Erlinda menekankan indikator wilayah ramah anak yaitu tidak ada iklan rokok. Ruang publik juga didorong untuk terbebas dari aktivitas merokok guna menekan jumlah perokok pada usia anak-anak dan remaja.

"Suatu daerah bisa dikatakan sebagai Kota kabupaten yang layak anak tidak ada sama sekali iklan rokok," katanya dalam webinar parade mural, Sabtu (27/11).

Meski tidak disampaikan mengenai indikator pengaruh iklan rokok terhadap peningkatan jumlah perokok, Erlinda mengatakan, dampak iklan rokok nyata.

Tanpa mempertontonkan bentuk rokok ataupun kegiatan merokok, bagi Erlinda, iklan rokok mampu menghipnotis masyarakat yang melihatnya. Sehingga rasa keinginan untuk merokok, tergugah.

"Bagaimana iklan rokok itu bisa menghipnotis mereka-mereka yang melihat, karena secara visual bisa terlihat dengan baik," imbuhnya.

Ia pun menyampaikan pemerintah tengah berupaya menjaga komitmen untuk terus menekan jumlah perokok pada anak-anak dan remaja demi kesehatan penerus bangsa.

Hanya saja, dia mengakui mencapai satu tujuan dengan komitmen tinggi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha tembakau, tanaman yang menjadi komponen utama dalam industri rokok.

"Bagaimana kita meyakinkan kepada para stakeholder termasuk juga mereka yang menjadi penyumbang dana artinya mereka pengusaha-pengusaha di bidang hal tersebut," ucap Erlinda.

Pengaruh iklan rokok, diamini oleh Eko Prasetyo, pendiri Social Movement sekaligus komikus.

Menurut Eko, jika dibandingkan dengan tulisan, sebuah pesan akan lebih mudah diterima dengan bail oleh masyarakat jika dituangkan dalam bentuk visual.

Untuk itu, Eko mendukung aksi mural tentang bahaya merokok pada usia anak dan remaja.

"Kita harus memberikan ruang seluas-luasnya untuk mengekspresikan keresahan-keresahan sosial mereka dan parade mural adalah manifest yang luar biasa," terang Eko. 

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.