Kades se-Kecamatan Tandun Belajar Keterbukaan Informasi ke KI Riau
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 24 Sep 2025 08:48
Pekanbaru " Sebanyak sembilan Kepala Desa (Kades) dari Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, menyambangi Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, Senin (23/9/2025). Kehadiran mereka bertujuan meminta pandangan sekaligus pembekalan tentang tata kelola keterbukaan informasi publik di desa.
Ketua KI Riau, Tatang Yudiansyah, menyebut kedatangan para kades ini merupakan inisiatif sendiri. Semula, KI Riau yang dijadwalkan hadir ke Tandun. Namun, demi efektivitas, para kades justru datang langsung ke Pekanbaru.
“Ini langkah positif. Mereka ingin memahami bagaimana keterbukaan informasi bisa dijalankan di desa masing-masing. Karena sesuai aturan, setiap desa wajib memiliki Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID),” ujar Tatang.
Ia menjelaskan, dasar hukumnya merujuk pada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008 serta Peraturan KI Nomor 1 Tahun 2018 tentang Standar Layanan Informasi Publik (SLIP) Desa. Aturan tersebut mengatur tata cara pelayanan, jenis informasi, hingga struktur PPID di desa.
Dalam pertemuan itu, hadir Wakil Ketua Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi, Zufra Irwa, serta Wakil Ketua Bidang Kelembagaan dan Regulasi, Yulianti, sebagai narasumber. Materi yang dibahas mencakup implementasi SLIP Desa dan penyelesaian sengketa informasi.
Tatang menegaskan, seluruh informasi publik pada dasarnya bersifat terbuka, seperti profil desa, program kerja, dan laporan keuangan. Hanya sebagian kecil informasi yang dikecualikan, misalnya data pribadi, laporan keuangan yang belum diaudit, atau dokumen tertentu terkait BUMDes.
“Desa tidak perlu takut memberi informasi. Prinsipnya, seluruh anggaran dan program desa wajib terbuka. Justru keterbukaan ini memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta kepercayaan publik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Tatang mengingatkan seluruh desa di Riau agar segera membentuk PPID dan mengisi Self Assessment Questionnaire (SAQ) untuk kebutuhan monitoring dan evaluasi (monev) yang dijadwalkan rampung pada Oktober 2025.
“Dari hasil SAQ akan terlihat klasifikasi desa, apakah sudah informatif, menuju informatif, atau masih kurang informatif. Prinsip keterbukaan ini juga sejalan dengan Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014, yang menekankan pengelolaan desa berbasis transparansi, akuntabilitas, efektif, dan efisien,” tutup Tatang.**
Sosial
Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia
Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR
JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de
May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital
INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba
Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin
Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt
Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya
JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5 dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun