Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Sosial
  • Kisah Perantau Nekat ke Pelalawan, Setelah 3 Tahun Sudah Bisa Beli Tapak Rumah

Sosial

Kisah Perantau Nekat ke Pelalawan, Setelah 3 Tahun Sudah Bisa Beli Tapak Rumah

Laporan: Febri. S
admin
Minggu, 17 Mei 2020 02:19
PELALAWAN -Awal tahun 2017 lalu, adalah tahun yang kelam bagi kehidupan Teguh (50) ketika menginjakkan kakinya, bersama istri dan buah hati di Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.

Pasalnya, ketika memutuskan merantau ke Riau, meninggalkan kampung halaman, tepatnya, Oki Sumatera Selatan (Sumsel) sama sekali tidak memiliki modal. Hanya bermodal nekat, begitulah kira-kira.

Tekad Mas Teguh, begitu dirinya, dipanggil memutuskan meninggalkan kampung halamannya, adalah, untuk mengubah kehidupan yang lebih layak. Tidak terbayang olehnya, adakah orang yang berbaik hati, nantinya, bisa menampung dirinya, minimal untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Ditengah kondisi yang tidak menentu, terus membahayangi. Sehingga akhirnya, Mas Teguh membulatkan diri merantau jauh. Berangkat dari Oki, Sumsel, hanya berbekal penanak nasi berupa 'rice coker' dan hanya berbekal ongkos transportasi untuk sampai di Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras.

Begitu sampai di Sorek Satu, pikiran Mas Teguh, betul-betul bercampur aduk. Campur aduk lantaran tidak memiliki modal untuk bertahan hidup, apalagi daerah yang dikunjungi, masih meraba-raba.

Hanya saja, bapak dua anak ini tetap tenang dan tidak hilang akal. Didalam hatinya, dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan. Hingga akhirnya, ia memberanikan diri untuk berkenalan dengan salah seorang di Sorek Satu bernama Mas Giman.

Perkenalan dengan Mas Giman tersebut, membuka jalan hidup baru bagi dirinya, dimana Mas Giman memperkenalkan dirinya pula dengan Bhabinkamtibnas Keluharan Sorek Satu, Bripka Alamsah.

Singkat cerita, Bripka Alamsah, mempasilitasi Mas Teguh, untuk mencari lahan kosong milik warga setempat, di Sorek Satu dijadikan sebagai lahan pertanian. 

Tidak itu saja, Bripka Alamsa menjembatani Ke Baznas Kabupaten Pelalawan mencarikan sedikit modal, hingga akhirnya, Mas Teguh mendapatkan bantuan berupa alat-alat pertanian dan bibit jagung, kala itu.

Siapa sangka, sekarang setelah tiga tahun sudah, Mas Teguh membudi dayakan tanaman jagung, diatas tiga bidang tanah mampu menyekolahkan anaknya, sampai ke bangku SMA. Bahkan ia, saat ini sudah bisa membeli tapak rumah dan sepeda motor.

Mas Teguh saat ini, sudah ber-KTP Kabupaten Pelalawan, mengaku dari tiga bidang budi daya jagung tersebut, mampu menghasilkan keuntungan bersih untuk setiap bidang sekali panen Rp 4 juta. Bahkan sejak tahun 2017 sampai sekarang sudah 6 kali dilakukan pemanen.

"Untuk satu bidang, hanya menghabiskan modal Rp 1 juta dan keuntungan bersih sampai panen masing-masing bidang Rp 4 juta," paparnya, ketika Bhabinkamtibnas Keluharan Sorek Satu, Bripka Alamsah, menyempatkan diri meninjau budidaya pertanian Mas Teguh, Sabtu (16/5/2020).***
Sosial
Berita Terkait
  • Kamis, 30 Apr 2026 17:53

    Hingga 30 April, 2.653 Jemaah Haji Riau Terbang ke Tanah Suci

    PEKANBARU - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Riau telah memberangkatkan 2.653 jemaah haji asal Riau ke Tanah Suci hingga Rabu, 30 April 2026. Pemberangkatan dilakukan melalui enam kelomp

  • Kamis, 30 Apr 2026 17:51

    Abaikan Sengketa Informasi, Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau

    Pekanbaru-Komisioner Komisi Informasi Provinsi Riau, H. Zufra Irwan, S.E., M.M., Sp.Ap, mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau, H. Erisman Yahya, M.H, yang mengabaikan bahkan melecehkan proses persidan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Jumat, 24 Apr 2026 13:13

    Wujud Syukur, PHR Santuni 50 Dhuafa dan Tuntaskan Solusi Banjir serta Jalan Rusak di South Bekasap Duri

    BENGKALIS - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyalurkan santunan kepada 50 dhuafa di Kelurahan Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis, sebagai bagian dari syukuran reaktivasi kanal pencegah banjir sepanjang

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.