Minggu, 26 Apr 2026
  • Home
  • Sosial
  • Militansi Tim Disdukcapil Bengkalis, ke Pelosok Gelar Rekam Data dan Bagikan e-KTP

Militansi Tim Disdukcapil Bengkalis, ke Pelosok Gelar Rekam Data dan Bagikan e-KTP

Admin
Kamis, 12 Nov 2020 09:05
Riauterkini.com
 DURI - Sejak Senin (9/11/20), Tim Perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) keliling Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Discapilduk) Bengkalis terus melanjutkan misi mulianya dengan mengantarkan langsung cetakan e-KTP masyarakat, baik setelah Perekaman maupun hasil perubahan elemen data Pemekaran Desa, RT, RW maupun status keliling menerobos pelosok desa di Kecamatan Bathin Solapan tanpa kenal lelah.

Tidak hanya mengantarkan dan menyerahkan secara simbolis, Tim dibawah nahkoda lapangan, Suyatno juga tampak membagi badan di Kecamatan lain guna menjawab sejumlah keluhan masyarakat yang selama ini mengaku sulit mendapatkan identitas diri KTP dengan tetap melayani perekaman data keliling.

Simbol Pantang pulang sebelum kelar tersebut tampak terus dikumandangkan saat mengantarkan cetakan KTP elektronik yang telah siap ke Desa Pemekaran paling ujung di Kecamatan Bathin Solapan, Pamesi. Dengan kendaraan roda empat yang jauh dari kata ideal, Tim harus menerobos dalamnya lumpur dan tebalnya debu guna mencapai ibukota desa terisolir melalui perkebunan perusahaan kelapa sawit, Darmali.

Meski harus menempuh waktu lebih dari 2,5 jam dari pusat Kecamatan Bathin Solapan (Pemekaran dari Kecamatan Mandau_red), namun semangat juang Tim tak pernah pudar mengarungi sejumlah medan.

Tercatat hingga Rabu (11/11/20) petang, mencapai 589 keping KTP hasil perekaman baru tersalurkan dan perubahan status sebanyak 5.639 keping ke desa masing masing.

"Alhamdulillah, berkat program Pemerintah Pusat dan keras tim dilapangan, keluhan masyarakat perlahan mulai teratasi terkait identitas diri ini,"Ujar Kadiscapilduk Bengkalis, Ismail MP melalui Kasi Penataan Penduduk, Suyatno.

Dikatakan Yatno, program jemput bola keliling desa itu akan terus berlanjut hingga keluhan masyarakat belum memiliki identitas tidak ada lagi."Pokoknya Pantang pulang sebelum kelar,"tegasnya mengakhiri penyaluran secara simbolis kesejumlah desa.
Sumber: Riauterkini.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.