Pj Bupati Bengkalis Minta Ritual Mandi Syafar Lebih Meriah
laporan : Supriyanto
Kamis, 17 Sep 2015 08:59
BENGKALIS - Sudah menjadi tradisi dan ritual bagi
masyarakat Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau yaitu Upacara Mandi
Syafar. Upacara ini dilakukan secara turun temurun dengan tujuan untuk
menolak bala. Tradisi dan ritual ini dilaksanakan setiap Rabu ketiga di
bulan syafar.
Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie berharap, pada tahun 1436 H/2015 ini, kegiatan mandi safar dilaksanakan lebih meriah lagi. Apalagi kegiatan ini kabarnya bakal dipaduserasikan dengan puncak peringatan Hari Nusantara tahun 2015 tingkat Kabupaten Bengkalis.
Beberapa hari lalu Ahmad Syah sengaja memanggil Kepala Dinas Parwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Kadis Budparpora) Kabupaten Bengkalis H Eduar, ke kediaman resmi Bupati Bengkalis di Wisma Sri Mahkota. Pk bupati memberikan intruksi agar Kadis Budparpora, mulai dari sekarang melakukan persiapan dengan matang. Melakukan promosi melalui berbagai media, agar gaungnya lebih besar dan jumlah pengunjung yang datang jauh lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.
Ketika dikonfirmasi, Ahmad Syah membenarkannya. "Benar, pada Senin malam lalu Kadis Budparpora kita panggil untuk berdiskusi tentang rencana kegiatan mandi safar tahun 2015 ini," jelas Ahmad Syah, di Bengkalis, Rabu (16/09/2015).
Ahmad Syah juga membenarkan jika Pelaksana Tugas Gubernur Riau (Plt Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman bakal diundang untuk hadir pada mandi safar tersebut.
"Harapkan kita demikian. Semoga pada saat pelaksanaan mandi safar tidak berbenturan dengan agenda Plt Gubri yang lain, sehingga beliau bisa hadir," ujar Ahmad Syah.
Sementara terkait dengan waktu pelaksanaan mandi safar tahun ini yang bertepatan dan hari pemungutan suara pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis tahun 2015, Ahmad Syah mengatakan sudah meminta Kadis Budparpora dan Camat Rupat dan Rupat Utara, untuk mengkoordinasikan dan mengkonsultasikannya dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama setempat.
"Kita harapan ada solusinya, sehingga kedua kegiatan tersebut dapat sama sama berjalan sukses. Kadis Budparpora, Camat Rupat dan Rupat Utara sudah ditugaskan untuk mengkoordinasikan dan mengkonsultasikannya dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama setempat agar ditemukan solusi terbaik," ujarnya.
Sebagaimana pernah dikemukakan sebelumnya, adapun solusi dimaksud, saran Ahmad Syah, yaitu dengan mengundurkan satu hari pelaksanaan kegiatan ritual mandi safar dari hari pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis yang jatuh pada 9 Desember 2015 mendatang.
"Sebab, kalau tetap dilaksanakan di hari yang sama, maka dikhawatirkan masyarakat yang datang untuk memberikan hak pilihnya di TPS akan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan yang menghadiri kegiatan ritual mandi safar, atau sebaliknya. Namun ini hanya saran dan kalau tidak menyalahi adat," ungkap Ahmad Syah, ketika melakukan kunjungan kerja ke Rupat Utara, belum lama ini.(Sup) Sosial
7 Manfaat Rutin Minum Air Lemon Hangat, Bisa Turunkan Risiko Batu Ginjal!
TUJUH manfaat bisa didapat dari rutin minum air lemon hangat. Bahkan, minum air lemon hangat bisa menurunkan risiko batu ginjal.Minum air lemon hangat sendiri sering jadi kebiasaan
Susah Tidur meski Badan Lelah? Biji Pala Ternyata Bisa Bantu Atasi Insomnia Ringan
TIDUR nyenyak setelah seharian beraktivitas menjadi satu hal yang diinginkan oleh semua orang. Namun terkadang, ada saja kondisi di mana badan sudah lelah namun kamu masih sulit untuk tidur.Konte
7 Ide Sarapan Tinggi Protein Selain Telur, Cocok untuk Diet Sehat!
TUJUH ide sarapan tinggi protein selain telur menarik diulas. Sebab, menu-menu ini cocok juga untuk diet sehat.Sarapan di pagi hari cenderung didominasi oleh protein agar tubu
Mitos atau Fakta: Perempuan Lebih Rentan Alami Osteoporosis?
JAKARTA - Seringkali beredar informasi soal perempuan yang lebih rentan osteoporosis dibandingkan laki-laki. Ternyata informasi itu bukan sekadar mitos, namun fakta yang erat hubunganny
Dorong Budaya Hidup Sehat, Dirut BPJS Kesehatan Lari Bareng Komunitas di Balikpapan
BALIKPAPAN - BPJS Kesehatan terus mendorong perubahan perilaku hidup sehat sebagai fondasi utama pembangunan kesehatan nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan pada kegiatan Balikp