Sosial
TMP Minta Bupati Pelalawan Copot Kadisdik
Laporan: Gian Franco Zola
Kamis, 24 Nov 2016 09:00
PELALAWAN-Pernyataan seorang Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Syafruddin saat menjadi inspektur upacara pada kegiatan apel rutin di halaman Kantor Bupati Pelalawan, Senin lalu, berbuntut panjang. Sebelumnya, mulut comberan Kadisdik ini mengatakan bahwa hasil pembangunan Kabupaten Pelalawan saat ini, 80 persen berasal dari Kampar. Pernyataan tersebut ia lontarkan dihadapan ribuan PNS dilingkup Kabupaten Pelalawan serta Bupati Pelalawan, HM Harris.
Tunas Muda Pelalawan (TMP), organisasi dominan di isi oleh anak-anak muda kreatif Negeri Seiya Sekata ini, nyatakan beberapa sikap terkait ungkapan Kadisdik yang dinilai merendahkan dan mengkerdilkan para pendiri Kabupaten ini. Diantaranya, meminta kepada Kadisdik Syafruddin meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Pelalawan, pendiri Kabupaten dan Pemkab Pelalawan.
"Ungkapan Kadisdik Pelalawan amat melukai perasaan segenap para tokoh pendiri Kabupaten Pelalawan. Bahkan, pernyataan seorang berpendidikan yang mengurusi lembaga pendidikan di negeri ini, sangat mengkerdilkan pendiri negeri ini. Hal itu juga menjadi penyulut meluasnya reaksi protes dari masyarakat Pelalawan. Pada hal, 17 tahun negeri ini berdiri berkat perjuangan para tokoh-tokoh pendiri, Sayfruddin seenaknya mengatakan bahwa 80 persen pembangunan di Pelalawan ini berasal dari Kabupaten Kampar. Ungkapan seorang pejabat di arena publik ini tak dapat di diamkan, apa sumbangsih Syafruddin untuk negeri ini," sergah Wan Andi Gunawan, Ketu Umum TMP didampingi oleh Wakil Ketua Umum, Bukhari Blancos dan Ade Bayo Sekretaris Jenderal TMP, Kamis (24/11/2016).
Ditegaskan TMP, Syafruddin harus mengetahui secara persis mengenai kemajuan negeri ini, sejak berdiri tahun 1999 silam. Buka matamu wahai Syafruddin, pembangunan disegala lini tengah menggeliat begitu pula Sumber Daya Manusia yang terus ditempa agar negeri ini kian maju dan terbilang.
"Kita menyatakan sikap dan meminta dengan hormat, agar Bupati Pelalawan, HM Harris mencopot Syafruddin sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pelalawan. Karena sangat tidak pantas seorang pejabat publik, mengkerdilkan apa yang telah dicapai Pelalawan saat ini. Bila, sikap kami TMP ini tidak di indahkan, maka akan ada gelombang massa yang besar untuk mengembalikan Syafruddin ke daerah asalnya," pungkas pengurus teras TMP. (gfz)
Sosial
Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia
Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR
JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de
May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital
INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba
Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin
Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt
Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya
JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5 dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun