Travel
Ternyata Ini yang Bikin Pariwisata di Kalimantan Utara Kurang Populer
Rabu, 20 Mar 2019 09:15
DAERAH mana sih yang tidak mau sektor pariwisatanya berkembang maju dengan pesat? Sebab, memang sektor pariwisata yang maju tidak hanya memajukan daerah itu sendiri dari segi pendapatan daerah, namun pastinya juga berbanding lurus dengan kemajuan ekonomi dan kehidupan masyarakatnya.
Terlebih lagi jika daerah tersebut, pada dasarnya memiliki potensi wisata yang begitu besar. Mulai dari wisata alam hingga wisata budaya, rasanya begitu sayang ketika wisata di daerah tersebut belum terlalu dikenal luas oleh wisatawan, baik domestik ataupun mancanegara. Namun tidak dimungkiri, untuk mengembangkan dan memajukan sektor pariwisata banyak tantangan berat yang harus diselesaikan.
Salah satunya seperti yang tengah dihadapi oleh Kalimantan Utara, sebagai salah satu kawasan Jantung Kalimantan 'Heart of Borneo'. Secara potensi wisata, seperti halnya daerah Kalimantan lainnya, Kalimantan Utara menyimpan kekayaan keanekaragaman hayati dan budaya dengan salah satu yang paling menonjol adalah sektor ekowisata.
Dengan segala potensi wisata yang dimiliki, lalu kenapa sektor pariwisata di Kalimantan Utara bisa dibilang belum terlalu menggeliat? Well, diungkapkan oleh Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, Gubernur Kalimantan Utara, nyatanya Kalimantan Utara masih mempunyai pekerjaan rumah alias PR besar di bidang infrastruktur sebagai tantangan utama.
"Keterbatasan infrastruktur, wilayahnya yang luas. Panjangnya saja dua kali panjang Pulau Jawa, jadi yang namanya bangun jalan itu begitu mahal. Ditambah lagi akomodasi seperti hotel berbintang lima itu belum ada baru ada bintang empat. Contohnya seperti di Kinabalu, tidak bisa nampung wisawatan Cina," ungkap Irianto Lambrie kala ditemui Okezone, Selasa (19/3/2019) di Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jakarta Pusat.
Menyadari masalah soal infrastruktur dan aksesibilitas yang masih kurang memadai, sebagai pemerintah daerah, Irianto memaparkan secara perlahan Kalimantan Utara tengah berbenah diri. Salah satunya dengan mendirikan akses masuk yang diharapkan bisa jadi pintu gerbang masuk untuk para wisatawan, terutama mancanegara untuk masuk.
"Ya kan daerah perbatasan, makanya sejak tiga tahun terakhir ini saya memperjuangkan pembangunan PLBN ((pos lintas batas negara). Alhamdulillah oleh pemerintah pusat melalui badan nasional perbatasan yang dinaungi Kemendagri sudah mewujudkan itu, salah satunya dibangun di Pulau Sebatik. Dengan ini diharapkan bisa memudahkan turis-turis Malaysia itu masuk, dan ke depannya turis-turis dari Cina yang datang dari Sabah, bisa lanjut ke Sebatik misalnya," pungkas Irianto.
Sumber: okezone.com
Belanda Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia Usai Bantai Swedia 5-1
HOUSTON - Timnas Belanda memecahkan rekor tak terkalahkan terpanjang sepanjang gelara Piala Dunia. Kemenangan 5-1 atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) dini hari membuat The Oranje mencetak re
Respon Keluhan Warga, Pemprov Riau Langsung Perbaiki Jalan Rusak Simpang Perak Pelalawan
PEKANBARU - Keluhan warga soal jalan rusak dan berlubang di Ruas Simpang Perak, Kabupaten Pelalawan, akhirnya mendapat respons nyata dari Pemerintah Provinsi Riau. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan
200 Peserta Meriahkan Festival Gasing se Riau di Kabupaten Inhu
RENGAT - Gasing merupakan olahraga tradisional masyarakat Riau. Untuk melestarikan dan mengembangkan permainan gasing di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar festiva
Tabrakan Beruntun di Kuansing, Seorang Pelajar Tewas di Lokasi Kejadian
KUANSING â€" Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupaten, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (20/
Bupati Suhardiman Gandeng Wabup Inhu Tinjau Arena MTQ Riau, Pastikan Kuansing Siap Ukir Sejarah
KUANSING â€" Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau terus ditunjukkan.Bupati Kuansing, Suhardiman Am