HUT RI ke-70 di Rohul
Drama Kolosal Tuanku Tambusai buat Bulu Roma Bupati Rohul Merinding
Laporan : Fahrin Waruwu
Senin, 17 Agu 2015 17:33
ROKAN HULU - Berbagai kegiatan dilakukan dalam peringatan Hari Ulang Tahun kemerdekaan RI ke 70 tahun 2015 di Halaman Kantor Bupati Rohul Pasirpengaraian. Selain upacara bendera, peringatan HUT ke 70 RI juga dimeriahkan dengan Drama Kolosal yang ditampilkan siswa siswi SMK Negeri 1 Tambusai.
Dalam drama tersebut, Siswa Siswi SMK 1 Tambusai menceritakan tentang perjunagan Tuanku Tambusai saat berjuang melawan penjajah belanda di Benteng Tujuh Lapis Dalu-Dalu Tambusai . Dengan menggunakan jubah perjuangan khas tuanku tambusai lengkap dengan pakaian penjajah kompeni belanda, para pelajar SMK 1 Tambusai ini berhasil menghipnotis emosi seluruh hadirin yang hadir.
Tidak hanya itu, suara dentuman meriam, desingan peluru serta isntrumen musik yang mencekam, juga membuat suasana serasa kembali kepada masa perang.
Bahkan Bupati Rokan Hulu Drs.H.Achmad.Msi mengakui bahwa, Drama kolosal yang ditampilkan para pelajar ini mampu menegakan bulu romanya. Achmad menyebut, bahwa Drama Kolosal ini serasa membawanya ke Zaman Perang.
" Luar biasa bulu roma saya sampai merinding, saya merasa serasa berada pada saat-saat perjuangan, ini positif,
Achmad berharap, melalui drama kolosal ini, para pemuda dapat belajar tentang bagaimana para pejuang memerdekakan bangsa indonesia, Sehingga para pemuda dapat memiliki semangat nasionalisme serta menghargai
Sementara itu, Menurut Waka Kesiswaan SMK1 Tambusai Lismawarni, menyatakan bahwa, ide pembuatan Drama Kolosal ini awalnya di ilhami dari mulai lunturnya semnagat generasi muda dalam mengingat perjuangan tuanku tambusai.
" Padahal, Tuanku Tambusai adalah salah satu pejuang Rohul, tetapi, kini banyak generasi muda yang tidak tahu, siapa dan bagaimana perjuangn Tuanku Tambusai dulu" ujar lismawarni.
Selain mengingatkan perjuangan generasi muda, lismawarni juga mengharapkan, Drama Kolosal yang ditampilkan ini, juga bisa mengunggah pemerintah untuk memperhatikan peninggalan sejarah Tuanku Tunaku Tambusai yang kini seolah-olah terlupakan.
Salah satu peninggalan yang dimaksud adalah benteng Tujuh Lapis atau yang dikenal dengan benteng Aur Duri yang berada di Dalu-Dalu Kecamatan Tambusai.menurut Lismawarni, Benteng yang menjadi saksi bisu perjuangan tuanku tambusai ini, saat ini sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah karena kondisinya mulai Rusak termakan Usia.
" Dengan menganggat Drama kolosal ini, Kami Harapkan Pemerintah dapat tergugah, sehingga benteng tujuh lapis yang menjadi peninggalan tunku tambusai bisa di pugar dan terus lestari dan dikenang dari generasi ke generasi " pungkasnya. (Fah)
Traveler
May Day, Megawati: Buruh Bukan Sekadar Faktor Produksi dalam Angka Ekonomi
JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan, kaum buruh bukan sekadar faktor produksi dalam angka ekonomi. Baginya, kelas pekerja menjadi orientasi kemandirian ba
Ribuan Orang Dievakuasi Setelah Gunung Mayon di Filipina Erupsi
)JAKARTA �" Ribuan orang telah dievakuasi dari berbagai kota di Provinsi Albay, Filipina, setelah Gunung Mayon meletus pada Sabtu (2/5/2026. Pihak berwenang menyatakan bahwa sedikitnya 52 desa
Empat Pelaku Perampokan Maut di Pekanbaru Diringkus di Aceh Tengah dan Binjai
PEKANBARU - Pelarian empat pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang menewaskan seorang lansia di Kecamatan Rumbai berakhir di tangan polisi. Tim gabungan Resimen Mobil Kejahatan dan Kekera
7 Manfaat Rutin Minum Air Lemon Hangat, Bisa Turunkan Risiko Batu Ginjal!
TUJUH manfaat bisa didapat dari rutin minum air lemon hangat. Bahkan, minum air lemon hangat bisa menurunkan risiko batu ginjal.Minum air lemon hangat sendiri sering jadi kebiasaan
Susah Tidur meski Badan Lelah? Biji Pala Ternyata Bisa Bantu Atasi Insomnia Ringan
TIDUR nyenyak setelah seharian beraktivitas menjadi satu hal yang diinginkan oleh semua orang. Namun terkadang, ada saja kondisi di mana badan sudah lelah namun kamu masih sulit untuk tidur.Konte