- Home
- Advertorial
- Dibuka Bupati, Disbudpar dan UPP Rohul Gelar Kuliah Umum dan Pentas Seni Budaya Dihadiri Dua Tokoh.
ADVETORIAL
Dibuka Bupati, Disbudpar dan UPP Rohul Gelar Kuliah Umum dan Pentas Seni Budaya Dihadiri Dua Tokoh.
Laporan : Aditya Prahara
Selasa, 15 Jan 2019 09:48
ROKAN HULU - Pelaksanan Kuliah Umum dan Pentas Seni Budaya Melayu Rokan Hulu, Senin (14/1/2019), digelar Uiversitas Pasir Pengaraian (UPP) dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), di buka secara resmi oleh Bupati H. Sukiman dan dihadiri dua orang tokoh Budaya dan Cendekiawan Riau asal Rohul, yakni Dr. Al-Azhar dan Dr. drh. H. Chaidir MM.
Kegiatan itu dipusatkan di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Rohul,
Tampak Forkompimda, Para Asisten, Staf Ahli, Kabag, Kepala SKPD,
Kadisbidpar Drs. Yusmar M.Si, Rektor UPP Dr. Adolf Bastian, M.Pd,
perwakilan tokoh suku, Organisasi Pemuda, tokoh masyarakat, pemuda dan
undangan lainnya
Pada acara Kuliah Umum dan Pentas Seni sekaligus diuncurkannya Tari Tepak Sirih yang sebelumnya bernama Tari Persembahan, juga sekaligus Pengenalan Buku Terjemahan Auf Neuen Wegen Durch Sumatra Max Mozkowski.
Kegiatan diprakarsai UPP kerjsama Disparbud Rohul dengan tema "Peran Generasi Muda Dalam Melestarikan Budaya Melayu Rokan Hulu" ini turut dihadiri Dandim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin, S.I.P, MI, Pol, Budayawan Melayu Riau Dr. Al-Azhar, Kepala Disparbud Rohul Drs. Yusmar M.Si, Rektor UPP Dr. Adolf Bastian, M.Pd, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Rohul, paguyuban, serta mahasiswa.
Di Kuliah Umum yang ditandai dengan peluncuran Tari Tepak Sirih, ditampilkan oleh para mahasiswi UPP. Bupati Rohul Sukiman mengatakan, dengan kemajuan teknologi sangat mempengaruhi tata budaya daerah, oleh sebab itu harus memperkuat budaya ketimuran.
Katanya, kajian budaya yang pertama kali dilaksanakan ini sangat positif, karena memberikan kesempatan dalam mengembangkan seni budaya, dan khasanah budaya di Kabupaten Rohul.
"Ini kuliah umum dan sangat penting. Pertama, untuk mengenal jati diri Melayu Rohul yang sebenarnya," kata Bupati Sukiman.
Bupati berharap, budaya dan seni disesuaikan dan dikembangkan dengan paguyuban, kekerabatan dan kekompakan, sehingga pada ujungnya meningkatkan kebersamaan dalam membangun Negeri Seribu Suluk yang beragam suku, agama dan beragam budaya.
"Saya sangat berterimakasih kepada UPP dan Disparbur Rohul, yang telah melaksanakan acara ini," ucapnya.
"Kami mendukung sepenuhnya untuk kebaikan kegiatan ini, sehingga berjalan kontinue dan disiapkan sarana dan prasarana sebagai pendukungnya," tambah Bupati Rohul, dan menyambut baik dengan diluncurkannya Tari Tepak Sirih.
Tambah Bupati, bawa Tari Tepak Sirih akan menambah budaya dan seni di Kabupaten Rohul, dan bisa dijadikan sebagai destinasi wisata di daerahnya yang berjuluk Negeri Seribu Suluk.
Kemudian, ditanya apakah Seni dan Budaya Melayu Rohul dijadikan muatan lokal di sekolah-sekolah, Bupati Sukiman mengaku, pihaknya akan melihat bagaimana perkembangannya ke depan.
Di tempat terpisah, Rektor UPP dr Adolf Bastian mengatakan disupport oleh Pemkab Rohul, dalam hal ini Disparbud Rohul. Sehingga UPP mampu melahirkan sebuah Kreasi Tari Tepak Sirih yang akan menggantikan Tari Persembahan yang lebih mengarah kepada Melayu Deli.
"Kita gali dari nilai-nilai di Rohul, maka muncullah Tari Tepak Sirih. Insya Allah akan menjadi pengganti Tari Persembahan. Kampus juga bertanggungjawab melestarikan budaya-budaya yang ada di Rohul Negeri Seribu Suluk, sehingga kemajemukan Rohul akan menyatu dibawah tuan rumah budaya itu sendiri, yaitu Budaya Melayu," harap Adolf.
"Inilah wujud kerjasama prakarsa kampus (UPP) dengan Disparbud yang akan melahirkan kerjasama dalam pengembangan budaya Rohul," ungkapnya.
Adolf juga mengaku, UPP sudah terapkan Mata Kuliah Budaya Melayu di kampusnya satu semester. Sehingga seluruh mahasiswa UPP di setiap program studi atau Prodi, wajib mengikuti mata kuliah Budaya Melayu, sekaligus diskusi tentang budaya lain yang hidup dan berkembang di Kabupaten Rohul.
Kepala Disparbud Rohul, Drs Yusmar M.Si juga mengatakan, kegitan Kuliah Umum dan Pentas Seni ini sebagai ruang untuk bergerak.
"Karena, ibarat kita di satu rumah saya bisa mencontohkan, paguyuban dan kekerabatan masih di ruang tamu. Nah sekarang kita berikan kamar, supaya rumah ini rasanya ada milik bersama, yang harus kita jaga bersama dan yang harus kita bangun," pungkasnya.
Dalam acara itu dilaksanakan
penandatangan Kesepakatan dan Penetapan (MoU) Dinas Pariwisata dan
Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu Kepala Disparbud Drs. Yusmar, M.Si
dengan Universitas Pasir Pengaraian Rektor UPP Dr. Adolf Bastian, M.Pd
tentang Pelaksanaan Pengembangan Pusat Kajian Budaya dan Pariwisata
Rokan Hulu di Universitas Pasir Pengaraian.
Untuk diketahui, kuliah umum tentang peran generasi muda dalam melestarikan Budaya Melayu Rokan Hulu serta Penetapan Lokasi Pusat Pengembangan Seni Budaya Melayu dan 6 (enam) paguyuban/Kekerabatan di Kabupaten Rokan Hulu. (Adv/Hms)
Advertorial
Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART
Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan
Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu
JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera
Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!
JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn
Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter
JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala
Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem