Rabu, 22 Apr 2026
  • Home
  • Advertorial
  • Wakil Bupati Rohil Peringati Hari Santri Nasional Di Pondok Pesantren BHD

advertorial

Wakil Bupati Rohil Peringati Hari Santri Nasional Di Pondok Pesantren BHD

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 22 Okt 2022 13:14
(foto: Istimewa)
Wakil Bupati Rohil Peringati Hari Santri Nasional Di Pondok Pesantren BHD
UJUNGTANJUNG- Wakil Bupati Rohil H Sulaiman SS MH menghadiri Upacara Peringatan Hari santri Nasional di Pondok Pesantren (Ponpes) Bidayatul Hidayah (BHD) yang berada di Simpang Benar, Kepenghuluan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Sabtu (22/10/2022).

Upacara yang digelar di halaman Ponpes BHD tersebut diikuti ribuan santri dan secara langsung dihadiri Wakil Bupati Rohil H Sulaiman SS MH dan didampingi beberapa kepala OPD dilingkungan pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.

Dalam sambutannya, Wabup Rohil H Sulaiman mengatakan bahwa, Presiden Joko Widodo melalui Keputusan
Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan 22 Oktober kata Wabup, merujuk pada tercetusnya
"Resolusi Jihad" yang berisi fatwa fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 Nopember 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan.

"Sejak ditetapkan pada tahun 2015, kita pada setiap tahunnya selalu rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda. Untuk tahun 2022 ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan," Kata Wabup.

Maksud tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan lanjutnya, bahwa santri dalam kesejarahannya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia. 

"Ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak. Santri dengan latar belakangnya siap berbagai sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara dan untuk menjaga dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan," Sebutnya. 

Wabup menerangkan, menjaga martabat kemanusiaan atau hifdzunnafs adalah salah satu tujuan diturunkannya agama di muka bumi (maqashid al-syariah). Sebab, tidak ada satu pun agama yang menyuruh pemeluknya untuk melakukan tindakan yang merusak harkat dan martabat manusia.
"Sebagai insan yang selalu menjunjung tinggi nilai- nilai agama, santri selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Santri senantiasa berprinsip bahwa menjaga martabat kemanusiaan adalah esensi ajaran agama," Jelasnya. 

Apalagi kata Wabup, di tengah kehidupan Indonesia yang sangat majemuk. Bagi santri, menjaga martabat kemanusiaan juga berarti menjaga Indonesia, Peringatan Hari Santri  bukanlah milik santri semata, hari santri adalah milik kita semua, milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air, Ujarnya.

Wabup menceritakan, dulu ketika Indonesia masih dijajah, para santri turun ke medan laga, berperang melawan penjajah. Menggunakan senjata bambu runcing yang terlebih dahulu didoakan Kiai Subchi Parakan Temanggung, mereka tidak gentar melawan musuh. 

Di Surabaya, Resolusi Jihad yang digelorakan Kiai Hasyim Asy'ari membakar semangat pemuda- pemuda Surabaya melawan Belanda. Di Semarang, ketika pecah pertempuran lima hari di Semarang, para santri juga turut berada di garda depan perjuangan.
"Di tempat lainnya sama. Santri selalu terlibat aktif dalam peperangan melawan penjajah. Pada masa ketika Indonesia sudah memproklamirkan diri sebagai negara yang merdeka, santri juga tidak absen. KH. Wahid Hasyim, ayah KH

Abdurrahman Wahid, adalah salah satu santri yang terlibat secara aktif dalam pemerintahan di awal-awal kemerdekaan," paparnya. 
Pasca kemerdekaan Indonesia tambah Wabup, santri lebih semangat lagi memenuhi panggilan Ibu Pertiwi. Mereka tidak asyik dengan dirinya sendiri, tetapi terlibat secara aktif di dunia perpolitikan, pendidikan, sosial, ekonomi dan ilmu pengetahuan, selain jugaagama.

Catatan-catatan di atas katanya lagi, menunjukkan bahwasantri dengan segala kemampuannya bisa menjadi apa
saja. Sehingga mengasosiasikan santri hanya dengan bidang ilmu keagamaan saja tidaklah tepat. Santri sekarang telah merambah ke berbagai bidang profesi,
memiliki keahlian bermacam-macam, bahkan mereka menjadi pemimpin negara.
"Meski bisa menjadi apa saja, santri tidak melupakan tugas utamanya, yaitu menjaga agama itu sendiri. Santri selalu mengedepankan nilai-nilai agama
dalam setiap perilakunya. Bagi santri, agama adalah mata air yang selalu mengalirkan inspirasi-inspirasi," Sebut Wabup.

Melalui momen upacara hari santri itu, Wabup juga mengajak seluruh santri dan lainnya agar bersama-sama mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, Kiai, santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama.
"Semoga arwah para pahlawan bangsa di tempatkan yang terbaik di sisi Allah. Untuk para santri ayo bersama kita membangun Negeri ini," Pungkasnya, (Adv) .

Advertorial
Berita Terkait
  • Rabu, 22 Apr 2026 10:58

    Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector

    DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:55

    Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi

    DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:53

    Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”

    MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:50

    Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tapi Blokade Tetap Berjalan

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade militer terhadap negara tersebut tetap diberlakukan.Tr

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:47

    Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sita Rp2 Miliar dan Logam Mulia dari SDB

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp2 miliar dan logam mulia terkait kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.Penyitaan ini dilakukan setelah penggel

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.