selebriti
Farhat Abbas Ogah Jadi Pengacara Kasus Prostitusi, Kenapa?
Selasa, 05 Feb 2019 15:37
"Saya agak menolak untuk menerima bantuan kasus prostitusi," ujar Farhat Abbas saat ditemui di Gedung Trans Tv, Jalan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
"Karena imej masyarakat membela prostitusi itu...." sambungnya lagi.
Menurut Farhat Abbas, nama belakangnya yang identik dengan mantan mucikari Robby Abbas saja juga cukup merugikan. Apalagi terlibat dalam upaya pembelaan orang-orang terkait.
"Cukup aja kemarin germonya namanya Robby Abbas orang pikir adik saya. Farhat Abbas dan Robby Abbas tidak ada kaitannya," katanya.
Farhat Abbas diketahui kerap berpendapat soal isu-isu yang tengah hangat di masyarakat. Salah satunya prostitusi online yang turut menjerat Vanessa Angel sebagai tersangka.
Dilihat dari kacamata hukum, Farhat Abbas berpendapat bahwa kasus prostitusi online harus mengadili semua pihak yang terlibat, termasuk para lelaki hidung belang yang menjadi pelanggan.
Celebrity
Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector
DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa
Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi
DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk
Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”
MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah
Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tapi Blokade Tetap Berjalan
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade militer terhadap negara tersebut tetap diberlakukan.Tr
Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sita Rp2 Miliar dan Logam Mulia dari SDB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp2 miliar dan logam mulia terkait kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.Penyitaan ini dilakukan setelah penggel