selebriti
Farhat Abbas Tanya Balik Elza Syarief Soal Rp 10 M yang Diperkarakan
Jumat, 01 Feb 2019 15:04
"Mimpi merasa punya uang ditipu Rp 10 miliar demi mewujudkan mimpi-mimpinya si ratu sogok, ratu riba. Main buat laporan saja, jangan ingkari kerjasama, uraikan saja terang-terangan ke publik gimana dan bagaimana bisa hitung dan merasa punya uang digelapkan Rp 10 miliar, biar tampak jelas dan nyata," kata Farhat lewat pernyataannya, Jumat (1/2/2019).
"Uang Ibu Elza yang Rp 2 miliar memang ada. Awalnya untuk membantu (karena kami kerjasama dalam beberapa perkara). Uang tersebut diterima oleh ibu Aling dan pengacaranya (Nancy) bahkan bukan 2 miliar tapi 5 miliar," kata Farhat.
Ia mengatakan ada orang-orang lain yang terlibat dalam kerjasamanya. Aling dan Nancy dikatakannya yang menerima uang tersebut.
"Dan anehnya saat itu saya, Hasnawi dan Ronie Sapulete bareng-bareng kami buat laporan di Polda jika kami diperas. Jelas kan kemana uang itu," kata Farhat.
Farhat kemudian mendapatkan somasi dari Elza jika dirinya harus membayar uang seniai Rp 2 miliar dengan bunga senilai Rp 4 miliar. Elza memberikan somasi ke Farhat sebanyak dua kali.
"Belakangan Elza menagih 20 persen dari harta gono gini saya, atau senilai kurang lebih 4-5 miliar? Dalam jawaban somasi saya kalau uang Rp 2 miliar yang kita dikerjain orang dan sudah kita laporkan bareng-bareng di Polda harus saya bayar, oke deh, saya minta waktu untuk menyelesaikannya," ungkap Farhat.
Setelah itu., menurut Farhat, kuasa hukum Elza mengancam akan mempolisikan agar Farhat segera mengembalikan uang itu. Farhat kemudian balik mempertanyakan uang itu ke Elza. Ia bertanya dalam kerjasamanya siapa yang paling banyak mengeluarkan uang.
"Terakhir oleh lawyernya gue diancam dilaporin polisi biar malu dan segera bayar, biar terganggu nyalegnya, gue jawab aja, selama ini kita kerjasama hitung saja? Banyak gue masukin duit ke Elza atau sebaliknya?" tutur Farhat
"Tapi tidak apa-apa deh sahabat saya yang satu ini walaupun melaporkannya agak aneh tapi masih meding dari pada sikopo cengeng yang merendahkan saya mulu. Semoga teman-teman se-Indonesia paham Rp 10 miliar itu apa. Awalnya janji pecah diperut eh akhirnya pecah dimulut juga ya? terimakasih," sambungnya.
Selain itu, Farhat mempertanyakan unsur penggelapan dalam laporan Elza. Dia juga bingung asal muasal kerugian Elza senilai Rp 10 miliar.
"Hasnawi dan Ronie Sapulete tahu uang itu ke mana? Dan kita bareng-bareng ke Polda membuat laporan pidana? Nah lho sekarang berani banget melaporkan gue? Penggelapannya di mana? Jelasin dong? 10 miliar itu dari mana? Uang beranak atau dari harapan dapat bagian harta gono gini gue? Biar masyarakat tahu dan ngerti? Uang 10 miliar yang mana? Mana nyuruh Polri nagih hutang ama gue? Jangan gitu dong," ujarnya.
Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector
DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa
Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi
DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk
Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”
MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah
Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tapi Blokade Tetap Berjalan
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade militer terhadap negara tersebut tetap diberlakukan.Tr
Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sita Rp2 Miliar dan Logam Mulia dari SDB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp2 miliar dan logam mulia terkait kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.Penyitaan ini dilakukan setelah penggel