Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • 69% Kredit Bank Jabar Dikuasai Sektor Konsumer

Ekonomi

69% Kredit Bank Jabar Dikuasai Sektor Konsumer

Jumat, 07 Agu 2015 09:10
okezone.com
69% Kredit Bank Jabar Dikuasai Sektor Konsumer
JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) masih menjadikan kredit konsumer sebagai tulang punggung di bisnis lending dan akan dipertahankan sebagai captive market.

Catatan kinerja triwulan II-2015, BJBR mampu menyalurkan total kredit sebesar Rp52,2 triliun. Di mana komposisi kredit konsumer masih mendominasi hingga mencapai 69 persen dari total kredit.

"Perseroan mencatat pertumbuhan kredit konsumer terus meningkat mencapai 14,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan hal tersebut mendukung pertumbuhan keseluruhan portofolio kredit Bank BJB," ujar Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/8/2015).

Adapun secara komposisi, kredit komersial memiliki porsi sebesar 14,54 persen atau senilai Rp7,59 triliun, kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 8,62 persen atau senilai Rp4,50 triliun, dan kredit mikro sebesar 7,53 persen atau senilai Rp3,92 triliun.

Pertumbuhan kredit secara konsolidasi perseroan mencapai 11 persen atau berada di atas pertumbuhan kredit perbankan yang hanya tumbuh 10,5 persen. Dalam urusan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), BJBR mampu membukukan Rp82,7 triliun atau naik 32,4 persen, sehingga turut berkontribusi terhadap total aset perseroan.

Per 30 Juni 2015 lalu, total aset Bank Jabar Banten ini mengalami kenaikan sebesar 22,1 persen (year on year/yoy) hingga mencapai Rp95,9 triliun. Seiring dengan itu, perseroan pun mencatatkan kenaikan laba bersih mencapai 21,8 persen (yoy) dengan nilai sebesar Rp582 miliar.

"Faktor utama yang menjadi penyumbang laba bersih Bank BJB berasal dari pendapatan bunga bersih yang tumbuh sebesar 10 persen (yoy) selain itu juga adanya credit recovery program yang berhasil menurunkan NPL (non performing loan) menjadi sebesar 3.6 persen," sebutnya.

Kemampuan BJBR dalam meningkatkan profitabilitas juga tidak terlepas dari pengelolaan biaya operasional yang sehat serta kenaikan fee based income yang tumbuh sebesar 29,3 persen.
(okezone.com)   
Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 09 Mei 2026 09:56

    Komunitas Runners Happy! CFD Sudirman-Thamrin Bakal Mulai 05.30 WIB.

    Jakarta - Penerapan car free day (CFD) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin per 1 Juni 2026 nanti akan dimulai pukul 05.30 WIB. Komunitas lari, rundarlings, menyambut gembira atas kabar tersebut."Wow den

  • Sabtu, 09 Mei 2026 09:36

    Gudang Bandar Narkoba Dibakar Warga usai Digerebek Polisi, Ini Kata Polda Riau.

    Rokan Hilir - Sebuah gudang diduga milik bandar narkoba di wilayah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, dibakar warga. Aksi pembakaran tersebut dilakukan oleh sekelompok warga setelah polisi melakukan

  • Sabtu, 09 Mei 2026 09:01

    Kasus Pengeroyokan Imam Masjid di Palopo, 1 Orang Jadi Tersangka

    Jakarta - Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ahmad (62), imam Masjid As Salam di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, terus bergulir. Polisi kini telah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus

  • Sabtu, 09 Mei 2026 08:55

    Mayat Pria Tanpa Kepala Mengapung di Karimunjawa

     Karimunjawa- Warga Desa Parang, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa kepala di kawasan pesisir Pulau Kembar. Jasad tanpa identita

  • Sabtu, 09 Mei 2026 08:47

    Niat Mau Mencuri, Pria Ini Malah Cabuli Siswi SD yang Sedang Tidur

    Tapanuli Tengah- Seorang pria berinisial WS (35) harus berurusan dengan polisi usai diduga melakukan tindakan asusila terhadap seorang siswi SD berusia 8 tahun. Pelaku yang awalnya berniat mencuri itu

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.