Minggu, 12 Jul 2026
  • Home
  • Ekbis
  • 69% Kredit Bank Jabar Dikuasai Sektor Konsumer

Ekonomi

69% Kredit Bank Jabar Dikuasai Sektor Konsumer

Jumat, 07 Agu 2015 09:10
okezone.com
69% Kredit Bank Jabar Dikuasai Sektor Konsumer
JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) masih menjadikan kredit konsumer sebagai tulang punggung di bisnis lending dan akan dipertahankan sebagai captive market.

Catatan kinerja triwulan II-2015, BJBR mampu menyalurkan total kredit sebesar Rp52,2 triliun. Di mana komposisi kredit konsumer masih mendominasi hingga mencapai 69 persen dari total kredit.

"Perseroan mencatat pertumbuhan kredit konsumer terus meningkat mencapai 14,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan hal tersebut mendukung pertumbuhan keseluruhan portofolio kredit Bank BJB," ujar Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/8/2015).

Adapun secara komposisi, kredit komersial memiliki porsi sebesar 14,54 persen atau senilai Rp7,59 triliun, kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 8,62 persen atau senilai Rp4,50 triliun, dan kredit mikro sebesar 7,53 persen atau senilai Rp3,92 triliun.

Pertumbuhan kredit secara konsolidasi perseroan mencapai 11 persen atau berada di atas pertumbuhan kredit perbankan yang hanya tumbuh 10,5 persen. Dalam urusan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), BJBR mampu membukukan Rp82,7 triliun atau naik 32,4 persen, sehingga turut berkontribusi terhadap total aset perseroan.

Per 30 Juni 2015 lalu, total aset Bank Jabar Banten ini mengalami kenaikan sebesar 22,1 persen (year on year/yoy) hingga mencapai Rp95,9 triliun. Seiring dengan itu, perseroan pun mencatatkan kenaikan laba bersih mencapai 21,8 persen (yoy) dengan nilai sebesar Rp582 miliar.

"Faktor utama yang menjadi penyumbang laba bersih Bank BJB berasal dari pendapatan bunga bersih yang tumbuh sebesar 10 persen (yoy) selain itu juga adanya credit recovery program yang berhasil menurunkan NPL (non performing loan) menjadi sebesar 3.6 persen," sebutnya.

Kemampuan BJBR dalam meningkatkan profitabilitas juga tidak terlepas dari pengelolaan biaya operasional yang sehat serta kenaikan fee based income yang tumbuh sebesar 29,3 persen.
(okezone.com)   
Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 11 Jul 2026 13:31

    51 SPPG di Lebak Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Fokus Daerah 3T

    Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Lebak mengumumkan kesiapan 51 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini secara khus

  • Sabtu, 11 Jul 2026 13:29

    Jawa Tengah Disorot KPK, 4 Kepala Daerah Kena OTT Sejak 2025

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap bahwa tindakan operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi di Kabupaten Sukoharjo merupakan sebuah ironi. Hal ini dikarenakan praktik dugaan pemerasan terse

  • Sabtu, 11 Jul 2026 13:27

    Bupati Pelalawan Buka Ketinting Boat Racing di Desa Wisata Kuala Terusan

    PELALAWAN - Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M. secara resmi membuka ajang Ketinting Boat Racing yang digelar di Desa Wisata Kuala Terusan, Kabupaten Pelalawan, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menja

  • Sabtu, 11 Jul 2026 13:25

    Ekonomi Siak Harus Dijaga, Bupati Afni Tegaskan Petani dan Nelayan Tak Boleh Berjuang Sendiri

    SIAK â€" Pelantikan 60 pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Siak periode 2026â€"2031 menjadi lebih dari sekadar seremoni. Di balik prosesi tersebut, Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.

  • Sabtu, 11 Jul 2026 13:14

    Perusahaan Diminta Laporkan Serapan Tenaga Kerja ke Disnaker Pekanbaru

    PEKANBARU-Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang, meminta seluruh perusahaan yang mengikuti Pekanbaru Job Fair 2026 melaporkan jumlah tenaga kerja yang berhasil direkrut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki