Bio Solar Langka di Rohil, Bupati Afrizal Berharap Kuota BBM Untuk Rohil Tak Dikurangi Pertamina
Admin
Selasa, 01 Mar 2022 16:14
ROHIL - Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong SIP menanggapi terkait berkurangnya kuota BBM yang ada, khususnya untuk masyarakat di Rohil.
Dirinya menilai belakangan ini mulai terjadi kelangkaan untuk BBM jenis tertentu seperti bio solar yang menjadi bahan bakar utama yang banyak digunakan oleh transportasi berupa truk, angkutan umum dan kendaraan besar lainnya.
"Ya kalau kuota bio solar itu dikurangi ataupun tidak dikirim oleh Pertamina ke SPBU-SPBU yang ada di daerah, tentunya sangat berdampak nanti ke masyarakat," kata Afrizal, Senin (28/2/2022).
Dicontohkan Afrizal, kendaraan besar yang menggunakan bio solar harus parkir beberapa hari menungggu minyak ada, maka mau tidak mau terjadi pengeluaran lebih karena parkiran yang lama tersebut dan hal itu otomatis berdampak pada kenaikan ongkos jasa angkutan.
"Jadi sebelum hal ini terjadi, maka saya berharap pihak Pertamina meninjau kuota kebutuhan masyarakat, dan bisa mengirim bio solar ke SPBU-SPBU yang ada di Rohil. Sehingga aktifitas masyarakat tetap bisa berjalan normal," harap Afrizal.
Salah satu dampak kelangkaan bio solar terjadi di sebuah SPBU di Ujung Tanjung, Tanah Putih dimana terjadi antrian mobil untuk mendapatkan BBM yang mengantikan solar tersebut.
Sementara itu Direktur BUMD Perusahaan Daerah Sarana Pembangunan Rokan Hilir (PDSPR) yang mengelola SPBU Batu Empat, Bagan Siapiapi, Kasmer Dahlan untuk daerah Bagan Siapiapi menilai tidak ada kelangkaan, hanya saja diakuinya terjadi pengurangan kuota sejak bulan Februari 2022.
"Di kami tidak (kelangkaan), cuman ada pengurangan kuota itu saja persoalannya. Dan itu berlaku semua SPBU. Kalau kenapa coba tanya orang Pertamina," ungkapnya kepada Tribun, Selasa (1/3/2022).
Dikatakannya pengurangan yang terjadi di SPBU miliknya sekitar 20%, dari bulan sebelumnya.
Walaupun demikian dirinya mengaku belum ada keluhan terkait pengurangan kuota bio solar tersebut.
"Tidak ada keluhan, kita di pelayanan umum baik mobil dan angkutan lainnya tetap bisa terlaksana dengan baik." Pungkasnya.