Bos Pertamina: Info Petral Bocor, Ada yang Tak Kooperatif
Selasa, 10 Nov 2015 09:36
Menurut dia, pihak auditor, dalam hal ini KordhaMentha, belum bisa menggali lebih jauh penyebab kebocoran informasi yang ada di dalam anak perusahaan Pertamina tersebut.
"Kami ambil langkah-langkah nanti. Karena sementara ini, auditor forensik masih belum bisa gali lebih jauh dan internal Pertamina masih belum kooperatif," ucapnya di Gedung Pertamina, Jakarta.
Dia menerangkan, bila ada pihak internal perseroan yang terbukti turut serta membocorkan informasi pasokan, harga, volume Petral, maka pihaknya akan melakukan penelitian lebih lanjut dan akan ditindak sesuai dengan norma-norma hukum yang berlaku.
"Kami akan lakukan penelitian lebih lanjut. Kami akan tempuh langkah-langkah sesuai ketentuan," terang dia.
Sementara itu, dia menilai, kejadian kebocoran informasi ini akan menjadi pelajaran bagi perseroan ke depannya agar tidak kembali terjadi. "Apa yang kita lakukan ini dampak ke depannya bagaimana jadikan pelajaran bagi perusahaan ini," pungkasnya.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal