Selasa, 28 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang

Internasional

Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 28 Apr 2026 22:08
Okezone.com

JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal ini diajukan Teheran untuk memecah kebuntuan dalam pembicaraan damai, demikian dilaporkan Axios, mengutip sejumlah sumber.

Seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya dan dua sumber lain yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada media tersebut bahwa Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebutkan rencana tersebut selama kunjungan berturut-turut ke Islamabad. Ia memberi tahu para mediator dari Pakistan, Mesir, Turki, dan Qatar bahwa kepemimpinan Iran tidak memiliki konsensus internal tentang cara menangani tuntutan nuklir Washington.

AS sendiri telah bersikeras agar Iran membongkar program nuklirnya dan menyerahkan semua uranium yang telah diperkaya.

Proposal tersebut, yang disampaikan ke Gedung Putih melalui perantara Pakistan, dilaporkan berfokus pada perpanjangan gencatan senjata atau bahkan mengakhiri perang, serta mencabut blokade AS terhadap Selat Hormuz. Berdasarkan rencana yang dilaporkan, pembicaraan nuklir tidak akan dimulai sampai blokade tersebut dicabut.

Program nuklir Iran telah lama menjadi pusat perselisihan antara Washington dan Teheran. Pemerintahan Obama membutuhkan lebih dari dua tahun pembicaraan internasional intensif untuk menghasilkan kesepakatan nuklir penting pada 2015, sebelum akhirnya Presiden Donald Trump menarik AS dari kesepakatan tersebut pada 2018.

Menurut Al-Mayadeen, Teheran telah mengusulkan kerangka kerja tiga tahap: Pertama, mengakhiri permusuhan dan mengamankan jaminan yang mengikat terhadap serangan baru terhadap Iran dan Lebanon. Kedua, menetapkan rezim hukum baru untuk mengelola Selat Hormuz berkoordinasi dengan Oman. Ketiga, mengatasi masalah nuklir.

Tawaran baru ini muncul setelah pembicaraan AS-Iran di Islamabadâ€"yang dimulai setelah kedua pihak mengumumkan gencatan senjata sementaraâ€"gagal menghasilkan terobosan. Pada Sabtu (25/4/2026), harapan diplomasi meredup ketika Trump membatalkan kunjungan utusan Steve Witkoff dan Jared Kushner ke ibu kota Pakistan. Trump menyatakan, "Anda tidak perlu lagi melakukan penerbangan 18 jam hanya untuk duduk-duduk dan membicarakan hal-hal yang tidak penting."

Menurut laporan media, Iran bersikeras meminta jaminan nonagresi dari AS, pencabutan semua sanksi, kendali atas Selat Hormuz, dan pengakuan hak Iran untuk pengayaan nuklir. Hal ini sekaligus menolak tuduhan AS dan Israel bahwa Iran berupaya memperoleh senjata nuklir.

Sumber: https://news.okezone.com/read/2026/04/28/18/3215225/iran-ajukan-proposal-kepada-as-untuk-buka-selat-hormuz-akhiri-perang?page=2

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.