Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Desa Didorong Secepatnya Bentuk BUMDes

Desa Didorong Secepatnya Bentuk BUMDes

Laporan : Supriyanto
Kamis, 12 Nov 2015 10:35
H. Ismail

BENGKALIS – Seluruh desa yang ada di Kabupaten Bengkalis didorong untuk secepatnya membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang akan menjadi badan hukum untuk unit-unit kegiatan di desa. Salah satunya adalah Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) yang selama ini sudah berjalan cukup baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

"Untuk tahap awal, BUMDes ini penting sebagai payung hukum kegiatan UED-SP. Selama ini, pelaksanaan UED-SP tersebut baru sebatas menggunakan Peraturan Bupati," kata Kepala BPMPD Kabupaten Bengkalis, H Ismail kepada wartawan, Selasa (10/11/2015).

Dikatakan,  pada dasarnya secara teknis pelaksanaan, tidak jauh berbeda apakah UED-SP tersebut menggunakan Peraturan Bupati, ataupun menjadi unit tersendiri di bawah BUMDes. Namun, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013, tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dimana paling lambat Januari 2016 seluruh unit usaha LKM harus berbadan hukum, bisa koperasi ataupun Perseroan Terbatas.

Untuk Kabupaten Bengkalis, Ismail mengatakan, UED-SP di Desa akan menjadi unit usaha di BUMDes, sedangkan yang ada di kelurahan, akan berbentuk koperasi. "Secara sistem pengelolaan saya kira tidak jauh berbeda dengan sistem selama ini ini.  Perbedaannya hanya pada badan hukum yang menaungi usaha tersebut," kata Ismail.

Terkait dengan kesiapan desa dalam membentuk BUMDes, Ismail mengatakan, pihaknya sudah mensosialisasikan kepada seluruh pemerintahan desa agar sesegera mungkin membentuk BUMDes. Ditargetkan, paling lambat akhir Desember ini, BUMDes sudah terbentuk di seluruh desa.

"Sebagian (desa,red) sudah ada yang mulai mengadakan pertemuan untuk pendirian BUMDes ini. Kan tak bisa langsung didirikan, tapi harus diawali dengan rapat-rapat," ujarnya.

Menurut Ismail, walau BUMDes ini kesannya seperti sebuah perusahaan seperti halnya BUMD, namun sebenarnya dari sistem pengelolaan lebih sederhana. SDM yang ada di desa dinilai sudah mampu untuk mengelola dengan baik. "Sebenarnya SDM di desa cukup banyak yang berkualitas, dan selama ini mereka pun terlibat dalam berbagai kegiatan di desa. Saya yakin, BUMDes ini bisa berjalan dengan baik," ujar Ismail seraya menambahkan kalau pendampingan di desa tetap akan dilaksanakan baik bidang ekonomi maupun pembangunan.(Sup)

Ekbis
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Apr 2026 22:18

    Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional

    JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:15

    Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta

    JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:12

    Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur

    JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:10

    Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait

    JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:08

    Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang

    JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.