Dua Alasan Tarif Listrik Berubah di Desember
Selasa, 01 Des 2015 14:50
Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun mengatakan, ada dua pertimbangan yang dipegang PLN sebelum menerapkan penyesuaian tarif listrik kepada pelanggan rumah tangga berdaya 1.300 va dan 2.200 va.
"Pertimbangan pertama pada beberapa bulan terakhir, inflasi lagi rendah-rendahnya, kami berkoordinasi dengan BI, Kemenko Perekonomian juga, BI menyarankan kalau mau mengikutkan R1 masuk ke penyesuaian tarif jangan Januari 2016," kata Benny di Kantor PLN, Jakarta, Selasa (1/12/2015).
Benny menyebutkan, saran Bank Indonesia (BI) justru melakukan penyesuaian dilakukan pada saat inflasi berada di level yang rendah. Lalu, pertimbangan kedua, kata Benny, pada Desember dipastikan masyarakat tidak akan mengeluarkan biaya-biaya tambahan seperti mudik, pakaian baru, dan biaya bayaran anak sekolah.
"Karenanya ini waktu yang pas, dan direksi memutuskan per 1 Desember waktu yang tepat, mudah-mudah ini tidak memberikan beban kepada rumah tangga berdaya 1.300 va dan 2.200 va," tambahnya.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal